Jatim Times Network Logo
Poling Pilkada 2024 Agama Ekonomi Gaya Hukum dan Kriminalitas Kesehatan Kuliner Olahraga Opini Otomotif Pemerintahan Pendidikan Peristiwa Politik Profil Ruang Mahasiswa Ruang Sastra Selebriti Tekno Transportasi Wisata
Poling Pilkada 2024
Peristiwa

Polisi dan Sejumlah Elemen Masyarakat Ngopi Bareng, Bahas Sepak Bola hingga Keamanan Kota Malang

Penulis : Irsya Richa - Editor : Yunan Helmy

07 - Apr - 2026, 14:33

Placeholder
Suasana Ngopi Bareng di Pojok Media Polresta Malang Kota, Selasa (7/4/2026). (Foto: Istimewa)

JATIMTIMES - Upaya menjaga situasi Kota Malang tetap aman dan kondusif tak hanya dilakukan lewat patroli dan penegakan hukum. Polresta Malang Kota memilih membuka ruang dialog langsung dengan berbagai elemen masyarakat, mulai dari organisasi kemasyarakatan (ormas), organisasi kepemudaan (OKP), mahasiswa, hingga komunitas suporter.

Forum diskusi itu dikemas santai dalam suasana Ngopi Bareng di Pojok Media Polresta Malang Kota, Selasa (7/4/2026). Forum ini menjadi wadah bertemunya beragam pandangan.

Baca Juga : Banner ‘Lelah dengan Donasi’ Muncul, Dukungan Warga Griyashanta untuk Buka Ruang Diskusi

Sekitar 50 peserta hadir, termasuk perwakilan OKP seperti KNPI, GMNI, HMI, PMII, hingga IMM. Mereka menyuarakan pandangan  terkait isu-isu sosial dan keamanan di Kota Malang.

Kapolresta Malang Kota Kombes Pol Putu Kholis Aryana menegaskan pentingnya komunikasi dua arah agar aparat tidak hanya menerima laporan formal, tetapi juga memahami langsung kondisi di lapangan.

“Forum seperti ini penting agar kami tidak hanya mendengar dari satu sisi. Kami ingin menyerap langsung aspirasi dari teman-teman ormas, OKP, mahasiswa, dan komunitas,” kata Kombes Kholis.

Ia juga mengingatkan bahwa dinamika global, termasuk konflik di Timur Tengah, berpotensi memengaruhi stabilitas hingga ke daerah, sehingga diperlukan kewaspadaan bersama. “Dampak isu global bisa sampai ke tingkat lokal. Karena itu, sinergi semua elemen menjadi kunci agar situasi tetap kondusif,” imbuhnya.

Dalam diskusi, sejumlah perwakilan OKP dan mahasiswa juga menyampaikan kegelisahan mereka. Salah satunya terkait isu tahanan politik dan ruang kebebasan berekspresi.

Menanggapi hal tersebut, Direktur Eksekutif Lokataru Fondation Delpedro Marhaen menekankan pentingnya menjadikan proses hukum sebagai dasar utama dalam melihat suatu persoalan. “Yang harus dijaga adalah proses hukumnya. Dari situ akan terlihat apakah seseorang memang melakukan pelanggaran atau tidak,” ucapnya.

Baca Juga : Lapas Malang Gelar Razia Gabungan, Tujuh Kamar Acak Jadi Sasaran

Ia juga mendorong kalangan OKP dan masyarakat luas untuk tetap berani menyampaikan kritik secara konstruktif. “Selama yang disampaikan benar dan untuk kepentingan publik, tidak perlu takut. Kritik itu bagian dari kontrol sosial,” tegas Delpedro.

Di sisi lain, isu keamanan pertandingan sepak bola juga mencuat. Perwakilan Aremania yang hadir berharap laga kandang tetap bisa digelar. Sementara sejumlah aktivis OKP mengingatkan pentingnya keselamatan.

Sedangkan pengamat kepolisian Bambang Rukminto menilai forum lintas elemen seperti ini menjadi ruang penting untuk membangun kepercayaan. “Ini bentuk tabayyun. Dengan komunikasi terbuka, potensi salah paham bisa ditekan dan kepercayaan publik bisa diperkuat,” ucapnya.


Topik

Peristiwa Polresta Malang Kota Ngopi Bareng elemen masyarakat bahas Kota Malang



JatimTimes Media Terverifikasi Dewan Pers

UPDATE BERITA JATIM TIMES NETWORK

Indonesia Online. Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari JatimTIMES.com dengan klik Langganan Google News Jatimtimes atau bisa menginstall aplikasi Ponorogo Times News melalui Tombol Berikut :


Penulis

Irsya Richa

Editor

Yunan Helmy