JATIMTIMES - Aksi dugaan percobaan pencurian kotak amal terjadi di Masjid Putih Darus Shadhin, Dusun Glonggong, Kelurahan Temas, Kota Batu, Senin (12/1/2026). Seorang pria yang dicurigai hendak mengambil kotak amal masjid tersebut berhasil diamankan warga sebelum sempat melarikan diri.
Peristiwa itu terjadi sekitar pukul 08.30 WIB. Terduga pelaku berinisial GNT (31), asal Dusun Krajan, Kelurahan Ngingit, Kecamatan Tumpang, Kabupaten Malang dipergoki oleh warga yang rumahnya tepat berada di depan masjid.
Baca Juga : Polisi Ringkus Sindikat Pelaku Curat dan Penadah Motor Curian di Malang
Saat itu, pelaku terlihat mondar-mandir di area masjid dengan gerak-gerik mencurigakan sebelum akhirnya diduga berusaha membuka kotak amal secara paksa.
Tak hanya disaksikan warga, aksi tersebut juga terekam kamera CCTV yang terpasang di dalam masjid. Rekaman tersebut kemudian menjadi bukti awal yang memperkuat dugaan percobaan pencurian.
Mengetahui kejadian itu, seorang warga setempat langsung mendatangi terduga pelaku. Emosi sempat memuncak hingga terjadi pemukulan yang menyebabkan hidung pelaku mengalami pendarahan. Hingga akhirnya warga berhasil mengamankan pelaku.
Takmir Masjid Putih Darus Shadhin, Ardi, membenarkan adanya peristiwa tersebut. Ia mengatakan dugaan percobaan pencurian kotak amal terjadi saat aktivitas warga mulai ramai.
“Benar, pagi tadi ada dugaan upaya pencurian kotak amal di masjid ini, kejadiannya sekitar pukul 08.30 WIB,” ungkap Ardi.
Sementara itu, Takmir Masjid lainnya, Parno, menambahkan bahwa kejadian serupa bukan kali pertama terjadi di Masjid Putih Kota Batu. Sebelumnya beberapa tahun lalu masjid tersebut juga nyaris mengalami pencurian kotak amal.
Baca Juga : Cuaca Ekstrem di Kota Batu, Atap dan Tembok Rumah Warga Ambruk
“Ini sudah yang kedua kalinya ada kejadian pencurian kotak amal, meskipun pelakunya berbeda. Dulu juga hampir terjadi dan alhamdulillah tertangkap,” jelas Parno.
Menariknya, Parno menyebut warga yang pertama kali memergoki dan menangkap terduga pelaku kali ini merupakan orang yang sama pada kejadian sebelumnya, lantaran rumahnya berada tepat di depan masjid.
“Yang menangkap juga warga yang sama, karena memang rumahnya persis di depan masjid,” tambah Parno.
Usai diamankan warga, terduga pelaku diserahkan kepada pihak kepolisian untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut. Hingga berita ini diturunkan, pihak kepolisian masih mendalami kasus tersebut, termasuk memeriksa rekaman CCTV dan keterangan para saksi.
