Jatim Times Network Logo
Poling Pilkada 2024 Agama Ekonomi Gaya Hukum dan Kriminalitas Kesehatan Kuliner Olahraga Opini Otomotif Pemerintahan Pendidikan Peristiwa Politik Profil Ruang Mahasiswa Ruang Sastra Selebriti Tekno Transportasi Wisata
Poling Pilkada 2024
Peristiwa

Presiden Peru Keiko Fujimori Tetapkan Darurat Nasional, Militer Dikerahkan Atasi Krisis Keamanan

Penulis : Binti Nikmatur - Editor : A Yahya

30 - Jul - 2026, 16:06

Placeholder
Presiden Peru Keiko Fujimori keluar dari Kongres setelah dilantik sebagai presiden baru negara itu, di Lima, Peru. (Foto: REUTERS/Angela Ponce)

JATIMTIMES - Presiden Peru Keiko Fujimori menjadi sorotan setelah resmi menetapkan darurat nasional sesaat usai dilantik sebagai kepala negara. Kebijakan tersebut membuat istilah darurat militer ikut menjadi perbincangan di media sosial dan masuk dalam daftar pencarian populer Google hingga Kamis (30/7/2026) sore. 

Dalam pidato pelantikannya di Lima, Selasa (29/7) waktu setempat, Fujimori menyatakan pemerintah akan mengambil langkah luar biasa untuk mengatasi memburuknya situasi keamanan di negaranya. Selama masa darurat nasional berlangsung, angkatan bersenjata akan dilibatkan secara langsung untuk memimpin operasi keamanan di wilayah-wilayah yang dinilai rawan kejahatan.

Baca Juga : KPA Kritik Penerbitan Izin Kilat Batalyon TNI di Kawasan Hutan, Kemenhut Dinilai Tak Berpihak pada Petani

"Selama keadaan darurat, angkatan bersenjata akan mengambil alih sementara kepemimpinan dalam operasi keamanan," kata Fujimori, dikutip dari Reuters dan BBC, Kamis (30/7/2026).

Keterlibatan militer disebut hanya bersifat sementara hingga kondisi keamanan kembali terkendali. Pemerintah Peru menilai langkah tersebut diperlukan karena negara itu tengah menghadapi lonjakan kriminalitas yang belum pernah terjadi dalam beberapa dekade terakhir.

Kejahatan yang marak terjadi antara lain pembunuhan berencana, pemerasan, hingga aksi kelompok kriminal terorganisasi yang melibatkan jaringan lokal maupun asing. Kondisi tersebut menjadi salah satu isu utama yang diangkat Fujimori selama kampanye pemilihan presiden.

Ia menjelaskan pemerintahannya akan memprioritaskan pemulihan rasa aman bagi masyarakat melalui kebijakan yang lebih tegas terhadap pelaku kejahatan.

Sebelumnya, Keiko Fujimori resmi menjabat sebagai presiden perempuan pertama Peru yang terpilih melalui pemilihan umum. Politikus berusia 51 tahun itu memenangkan putaran kedua pemilu setelah mengalahkan kandidat sayap kiri Roberto Sánchez dalam persaingan yang berlangsung ketat pada Juni 2026.

Kemenangan tersebut menjadi pencapaian istimewa bagi Fujimori setelah tiga kali sebelumnya gagal memenangkan pemilihan presiden. Ia kini memimpin Peru di tengah tantangan ekonomi dan keamanan yang cukup berat.

Dalam pidato perdananya, Fujimori menggambarkan kondisi negara yang dipimpinnya berada dalam situasi "katastrofik". Meski demikian, ia optimistis Peru memiliki potensi besar untuk bangkit apabila pemerintah mampu mengembalikan stabilitas keamanan dan ekonomi.

Baca Juga : KPA Kritik Penerbitan Izin Kilat Batalyon TNI di Kawasan Hutan, Kemenhut Dinilai Tak Berpihak pada Petani

Selain fokus pada persoalan keamanan, Fujimori juga menyampaikan sejumlah agenda prioritas pemerintahannya. Ia berjanji meningkatkan upah minimum bagi pekerja serta memperkuat langkah mitigasi menghadapi dampak fenomena cuaca El Niño yang diperkirakan masih memengaruhi berbagai wilayah Peru.

Menurutnya, pemerintah harus mampu melindungi masyarakat dari ancaman bencana sekaligus mengurangi ketimpangan ekonomi yang selama ini menjadi salah satu persoalan terbesar di negara tersebut.

Pelantikan Keiko Fujimori juga menandai babak baru dalam perjalanan politik Peru yang selama beberapa tahun terakhir diwarnai ketidakstabilan pemerintahan.

Fujimori tercatat menjadi presiden ke-10 Peru dalam kurun waktu sekitar satu dekade. Dalam periode tersebut, negara di Amerika Selatan itu berulang kali mengalami pergantian kepemimpinan akibat krisis politik, pemakzulan, hingga pengunduran diri presiden. 

Pelantikan Fujimori turut dihadiri sejumlah pemimpin negara Amerika Latin, termasuk dari Argentina, Ekuador, dan Chile. 


Topik

Peristiwa peru keiko ffujimori daruta nasional darurat militer



JatimTimes Media Terverifikasi Dewan Pers

UPDATE BERITA JATIM TIMES NETWORK

Indonesia Online. Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari JatimTIMES.com dengan klik Langganan Google News Jatimtimes atau bisa menginstall aplikasi Ponorogo Times News melalui Tombol Berikut :


Penulis

Binti Nikmatur

Editor

A Yahya

Peristiwa

Artikel terkait di Peristiwa