JATIMTIMES - Menjelang dimulainya Tahun Pelajaran 2026/2027, Madrasah Tsanawiyah Negeri (MTsN) 2 Kota Malang mulai memetakan sejumlah agenda strategis yang akan menjadi fokus pengembangan lembaga pada tahun mendatang. Penguatan mutu akademik, pembinaan karakter peserta didik, hingga sinergi antara madrasah, ma'had, dan keluarga menjadi isu utama yang mengemuka dalam rangkaian evaluasi akhir semester genap dan penerimaan rapot siswa yang digelar belum lama ini.
Momentum penerimaan rapor siswa kelas VII dan VIII dimanfaatkan madrasah untuk menyampaikan berbagai capaian sekaligus arah kebijakan pendidikan yang akan dijalankan pada tahun pelajaran baru. Kepala MTsN 2 Kota Malang, Anita Yusianti, M.Pd., menegaskan bahwa keberhasilan pendidikan tidak dapat ditopang oleh satu pihak saja.

"Keberhasilan pendidikan tidak hanya menjadi tanggung jawab madrasah, tetapi juga membutuhkan dukungan dan kolaborasi yang kuat dari orang tua," ujar Anita di hadapan para wali murid.
Baca Juga : Ribuan Relawan di Lamongan Turun Jalan Dukung MBG, Ketua DPRD: Wajib Dilaksanakan
Pernyataan tersebut menjadi bagian dari upaya memperkuat pola pendampingan siswa yang melibatkan keluarga sebagai mitra utama pendidikan. Dalam forum yang dihadiri orang tua dan wali murid kelas VII serta VIII itu, pihak madrasah juga memaparkan perkembangan program yang telah berjalan sepanjang tahun pelajaran 2025/2026 serta target yang akan dicapai pada tahun berikutnya.

Sejumlah program dipastikan tetap menjadi prioritas. Wakil Kepala Madrasah Bidang Kurikulum, Idamukarromah, S.Ag., M.Pd., menjelaskan bahwa pembiasaan ubudiyah sebelum pembelajaran akan terus diperkuat melalui pelaksanaan salat berjamaah, salat duha, tadarus Al-Qur'an, serta berbagai kegiatan literasi. Selain itu, program Character Building, Try Out Tes Kemampuan Akademik (TKA), peringatan hari besar nasional dan keagamaan, hingga Parents Day juga akan menjadi bagian penting dari strategi pengembangan peserta didik.
Di sisi lain, pembinaan siswa yang tinggal di Mahad Nawaina juga mendapat perhatian khusus. Dalam pertemuan bersama orang tua santri, Mudir Mahad Nawaina Arif Bahtiar, S.Ag., M.Pd., menekankan bahwa pendidikan di lingkungan ma'had tidak hanya diarahkan pada pencapaian akademik semata, tetapi juga pada pembentukan karakter, kedisiplinan, akhlak, dan penguatan nilai-nilai keislaman dalam kehidupan sehari-hari.

Menurutnya, keberhasilan pembinaan santri sangat ditentukan oleh kesinambungan pola pendidikan antara ma'had, madrasah, dan keluarga. Karena itu, komunikasi dengan orang tua terus diperkuat agar perkembangan peserta didik dapat dipantau secara menyeluruh.
Setelah agenda bersama wali murid selesai, seluruh guru dan tenaga kependidikan mengikuti rapat dinas akhir tahun pelajaran. Forum tersebut menjadi ruang evaluasi terhadap berbagai program semester genap sekaligus penyusunan langkah strategis untuk tahun ajaran baru.

Anita Yusianti memaparkan sejumlah fokus pengembangan yang akan menjadi perhatian pada Tahun Pelajaran 2026/2027. Peningkatan kualitas layanan pendidikan, penguatan prestasi akademik, pengembangan kompetensi peserta didik, serta pembinaan karakter menjadi agenda yang akan terus dikembangkan guna meningkatkan daya saing madrasah.
Baca Juga : MPLS 2026 Resmi Berlangsung 5 Hari, Pengurus OSIS dan MPK Bisa Terlibat dengan Syarat Tertentu
Persiapan internal juga diperkuat melalui penyampaian Surat Keputusan tugas tambahan tenaga pendidik yang disampaikan Kepala Tata Usaha MTsN 2 Kota Malang, Bima Wahyu Hermananta, S.Sos., M.M. Penataan tugas tersebut menjadi bagian dari langkah awal untuk memastikan program-program yang telah dirancang dapat berjalan lebih terukur dan efektif pada tahun ajaran mendatang.
Rangkaian kegiatan hari itu ditutup dengan momen penghormatan kepada Dra. Yunia Hariyati, guru Matematika yang memasuki masa purna tugas. Apresiasi diberikan sebagai bentuk penghargaan atas dedikasi dan pengabdian panjangnya dalam mendidik siswa di MTsN 2 Kota Malang. Suasana haru mewarnai penutupan kegiatan, sekaligus menjadi penanda berakhirnya Tahun Pelajaran 2025/2026 dan dimulainya persiapan menuju tahun ajaran baru dengan berbagai target penguatan yang telah disusun.
