Jatim Times Network Logo
Poling Pilkada 2024 Agama Ekonomi Gaya Hukum dan Kriminalitas Kesehatan Kuliner Olahraga Opini Otomotif Pemerintahan Pendidikan Peristiwa Politik Profil Ruang Mahasiswa Ruang Sastra Selebriti Tekno Transportasi Wisata
Poling Pilkada 2024
Pendidikan

Tim PkM Dosen Statistika UB Dorong Kapasitas Guru SD Lamongan Hadapi Tantangan Digitalisasi Data Pendidikan

Penulis : Anggara Sudiongko - Editor : A Yahya

29 - May - 2026, 18:56

Placeholder
Tim PkM Dosen Statistika UB gelar menggelar pelatihan visualisasi data pendidikan bagi guru SD di Kecamatan Sekaran, Kabupaten Lamongan (ist)

JATIMTIMES - Di tengah tuntutan digitalisasi pendidikan yang semakin kuat, banyak sekolah dasar di daerah masih menghadapi persoalan mendasar dalam pengelolaan data pendidikan. Data siswa, capaian belajar, hingga laporan evaluasi kerap hanya berhenti sebagai angka administratif yang sulit dibaca dan dimanfaatkan untuk pengambilan keputusan sekolah. Kondisi itu menjadi perhatian Tim Pengabdian kepada Masyarakat (PkM), Dosen Statistika Fakultas Sains, Teknologi dan Matematika (FSTeM) Universitas Brawijaya (UB) yang menggelar pelatihan visualisasi data pendidikan bagi guru SD di Kecamatan Sekaran, Kabupaten Lamongan.

3

Pelatihan yang berlangsung belum lama ini dan merupakan pelaksanaan hibah pengabdian internal FSTeM 2026, bukan sekadar pengenalan teknologi baru, melainkan upaya menjawab kesenjangan literasi data di lingkungan pendidikan dasar. Sebanyak guru dari 21 sekolah dasar mengikuti pelatihan pengolahan dan visualisasi data menggunakan Microsoft Excel dengan dukungan Generative AI.

Baca Juga : Idul Adha di MAN 1 Kota Malang Jadi Ruang Pendidikan Empati dan Karakter Siswa

Ketua pelaksana kegiatan, Meilina Retno Hapsari, S.Si., M.Stat., mengatakan kemampuan guru dalam membaca dan menyajikan data kini menjadi kebutuhan penting di tengah perubahan sistem pendidikan yang semakin berbasis evaluasi dan pemetaan capaian belajar.

2

“Kegiatan ini bertujuan memberikan pelatihan visualisasi data pendidikan berbasis Microsoft Excel dengan dukungan Generative AI bagi guru SD di Kecamatan Sekaran agar pengelolaan data pendidikan menjadi lebih efektif dan mudah dipahami,” ujarnya.

Menurut Meilina, sekolah saat ini dibanjiri berbagai kebutuhan administrasi dan laporan berbasis data. Namun dalam praktiknya, banyak tenaga pendidik masih menggunakan pola konvensional yang membuat data sulit diterjemahkan menjadi informasi yang benar-benar berguna.

4

Akibatnya, data pendidikan sering hanya menjadi formalitas pelaporan tanpa mampu membantu sekolah membaca persoalan nyata di lapangan, mulai dari capaian akademik siswa hingga evaluasi pembelajaran.

Persoalan tersebut semakin terasa di sekolah-sekolah daerah yang belum memiliki akses pendampingan teknologi secara memadai. Padahal, kemampuan visualisasi data menjadi bagian penting dalam sistem pendidikan modern karena berkaitan dengan efektivitas perencanaan dan pengambilan kebijakan sekolah.

Ketua Korwil Bidang Pendidikan Kecamatan Sekaran, Nanang Eko Prajoko, S.T., M.Pd., menilai pelatihan seperti ini relevan dengan kebutuhan sekolah saat ini. Ia menyebut transformasi digital di dunia pendidikan tidak cukup hanya menghadirkan perangkat teknologi, tetapi juga harus diikuti peningkatan kapasitas sumber daya manusia.

Dalam pelatihan tersebut, guru tidak hanya diajarkan membuat tabel dan grafik, tetapi juga memahami cara menyusun penyajian data yang lebih komunikatif dan mudah dianalisis. Pendekatan hands-on learning diterapkan agar peserta langsung mempraktikkan pengolahan data pendidikan menggunakan Excel dan bantuan Generative AI.

Anggota tim pengabdian, Nur Silviyah Rahmi, S.Si., M.Stat., mengatakan respons peserta menunjukkan bahwa guru sebenarnya memiliki kebutuhan besar terhadap penguasaan teknologi praktis yang langsung bisa diterapkan di sekolah.

“Bapak dan Ibu guru sangat antusias mengikuti pelatihan visualisasi data menggunakan Excel dan Generative AI ini karena penyajian data menjadi lebih menarik dan informatif,” katanya.

Antusiasme peserta juga memperlihatkan adanya kegelisahan di kalangan guru terhadap cepatnya perubahan sistem pendidikan berbasis digital. Banyak guru merasa tuntutan administrasi terus meningkat, sementara kemampuan teknis pendukung belum sepenuhnya diperkuat melalui pelatihan yang berkelanjutan.

Baca Juga : Lilik DPRD Jatim Kawal Aspirasi Guru SMA/SMK soal Kejelasan THR dan Gaji ke-13

Findra, guru kelas V SD Negeri Kembangan, mengaku pelatihan tersebut membantu guru memahami teknologi secara lebih praktis. Menurutnya, pembelajaran langsung bersama pemateri jauh lebih efektif dibandingkan harus belajar mandiri melalui platform daring yang sering sulit dipahami tanpa pendampingan.

Selain pelatihan, tim pengabdian juga menandatangani Implemented Agreement bersama Kelompok Kerja Kepala Sekolah SD Kecamatan Sekaran sebagai bentuk penguatan kerja sama pendidikan dan pengabdian masyarakat di bidang statistika serta sains data.

Ketua K3S SD Kecamatan Sekaran, Siswo Handoko, S.Pd., berharap kerja sama tersebut tidak berhenti pada kegiatan seremonial semata.

“Harapan kami, program ini bisa dilanjutkan untuk tahun berikutnya,” ujarnya.

Tim pengabdian juga menyusun dokumen Teknologi Tepat Guna berupa modul panduan visualisasi data berbasis Excel dan Generative AI yang dibagikan kepada peserta. Langkah tersebut dinilai penting agar pelatihan tidak berhenti sebagai kegiatan sesaat, tetapi dapat terus diterapkan di lingkungan sekolah.

Anggota tim lainnya, Dr. Evellin Dewi Lusiana, S.Si., M.Si., mengatakan hasil kegiatan juga akan dipublikasikan melalui seminar nasional dan media massa sebagai bagian dari upaya memperluas literasi statistika dan sains data di sektor pendidikan.

“Kami juga akan melaksanakan publikasi di media massa dan seminar nasional sebagai upaya menyebarluaskan hasil PkM ini,” jelasnya.

Kegiatan ini sekaligus memperlihatkan bahwa tantangan pendidikan saat ini tidak lagi semata soal kurikulum dan fasilitas belajar, tetapi juga kemampuan sekolah membaca data secara cerdas. Di tengah arus digitalisasi, sekolah yang tidak mampu mengelola data berisiko tertinggal dalam memetakan kebutuhan dan perkembangan peserta didik secara akurat.


Topik

Pendidikan ub meilina retno hapsari lamongan



JatimTimes Media Terverifikasi Dewan Pers

UPDATE BERITA JATIM TIMES NETWORK

Indonesia Online. Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari JatimTIMES.com dengan klik Langganan Google News Jatimtimes atau bisa menginstall aplikasi Ponorogo Times News melalui Tombol Berikut :


Penulis

Anggara Sudiongko

Editor

A Yahya