Jatim Times Network Logo
Poling Pilkada 2024 Agama Ekonomi Gaya Hukum dan Kriminalitas Kesehatan Kuliner Olahraga Opini Otomotif Pemerintahan Pendidikan Peristiwa Politik Profil Ruang Mahasiswa Ruang Sastra Selebriti Tekno Transportasi Wisata
Poling Pilkada 2024
Ekonomi

Harga Emas Anjlok, Permintaan Emas 1 Gram di Malang Naik 20 Persen

Penulis : Irsya Richa - Editor : Sri Kurnia Mahiruni

21 - May - 2026, 12:03

Placeholder
Emas antam. (Foto: Pinterest)

JATIMTIMES - Turunnya harga emas dalam beberapa pekan terakhir justru memicu lonjakan minat masyarakat Kota Malang untuk berburu logam mulia, khususnya ukuran kecil. Akibat tingginya permintaan, stok emas gramasi 1 gram hingga 5 gram di Pegadaian Cabang Malang kini mulai langka dan sulit ditemukan.

Fenomena ini terjadi setelah harga emas mengalami penurunan cukup signifikan dibanding periode Ramadan lalu. Jika sebelumnya harga emas sempat menyentuh kisaran Rp 3,4 juta per gram, kini turun menjadi sekitar Rp 2,7 juta per gram, Kamis (21/5/2026).

Baca Juga : Berkah Bakti kepada Ayah, Lelaki Miskin Ini Mendadak Kaya karena Dua Ekor Ikan

Penurunan harga tersebut langsung dimanfaatkan masyarakat untuk membeli emas sebagai tabungan maupun investasi jangka panjang.

Humas Pegadaian Malang, Herlin Ira, mengatakan mayoritas nasabah saat ini justru mencari emas ukuran kecil karena dianggap lebih terjangkau dan mudah dicicil.

“Banyak yang tanya gramasi kecil seperti 1 gram hingga 5 gram, tapi yang tersedia saat ini hanya 50 gram dan 100 gram saja,” kata Herlin.

Menurutnya, tren pembelian emas di Malang mengalami peningkatan cukup tajam sejak harga mulai turun. Dalam sehari, permintaan emas gramasi kecil bahkan naik sekitar 20 persen dibanding sebelumnya.

“Sekarang masyarakat memanfaatkan momentum harga turun untuk beli emas. Yang paling dicari tetap gramasi kecil karena lebih mudah dijangkau,” imbuhnya.

Herlin menjelaskan emas ukuran 1 gram menjadi produk paling cepat habis karena banyak dipilih masyarakat untuk menabung secara bertahap. Harga yang relatif lebih murah membuat gramasi kecil lebih diminati dibanding emas ukuran besar.

“Banyak nasabah mencari gramasi kecil untuk menabung,” tambahnya.

Berdasarkan data stok terakhir, ketersediaan emas di Pegadaian Malang saat ini memang didominasi gramasi besar. Di sisi lain, stok emas 1 gram hampir selalu kosong karena tingginya permintaan dari masyarakat. Kondisi tersebut membuat sebagian nasabah harus rela menunggu distribusi stok baru dari pusat.

Kelangkaan stok juga mulai dirasakan pelanggan program cicil emas digital. Sejumlah nasabah yang ingin mencetak emas fisik kini harus masuk daftar antrean karena persediaan gramasi kecil belum tersedia.

Baca Juga : Rhenald Kasali Kritik Narasi Rupiah Melemah Adalah Strategi: Nggak Ngerti Teori Ekonomi

“Untuk nasabah cicil emas yang ingin cetak fisik memang ada yang harus menunggu distribusi stok,” jelas Herlin.

Meski stok menipis, minat masyarakat terhadap investasi emas disebut masih cukup tinggi. Banyak warga menilai kondisi harga yang turun menjadi momentum tepat untuk membeli sebelum harga kembali naik.

Selain dianggap aman, emas juga masih menjadi instrumen investasi favorit masyarakat karena nilainya dinilai relatif stabil dalam jangka panjang. Di tengah kondisi ekonomi yang belum sepenuhnya stabil, logam mulia masih dipilih sebagai aset lindung nilai oleh banyak kalangan.

Pegadaian memperkirakan tren pembelian emas masih akan berlangsung dalam beberapa waktu ke depan, terutama jika harga logam mulia tetap berada di level yang dianggap terjangkau masyarakat.


Topik

Ekonomi Emas harga emas pegadaian jumlah beli emas Kota Malang Pegadaian Malang



JatimTimes Media Terverifikasi Dewan Pers

UPDATE BERITA JATIM TIMES NETWORK

Indonesia Online. Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari JatimTIMES.com dengan klik Langganan Google News Jatimtimes atau bisa menginstall aplikasi Ponorogo Times News melalui Tombol Berikut :


Penulis

Irsya Richa

Editor

Sri Kurnia Mahiruni