Jatim Times Network Logo
Poling Pilkada 2024 Agama Ekonomi Gaya Hukum dan Kriminalitas Kesehatan Kuliner Olahraga Opini Otomotif Pemerintahan Pendidikan Peristiwa Politik Profil Ruang Mahasiswa Ruang Sastra Selebriti Tekno Transportasi Wisata
Poling Pilkada 2024
Serba Serbi

Hari Bumi 2026 Diperingati Hari Ini, Berikut Sejarah hingga Cara Ikut Jaga Bumi

Penulis : Binti Nikmatur - Editor : Sri Kurnia Mahiruni

22 - Apr - 2026, 09:58

Placeholder
Ilustrasi menjaga bumi di Hari Bumi 2026. (Foto: Instagram)

JATIMTIMES - Rabu, 22 April 2026 menjadi momen istimewa bagi masyarakat dunia. Hari ini diperingati sebagai Hari Bumi, momen tahunan yang mengajak semua orang kembali menengok kondisi lingkungan sekaligus memperkuat komitmen menjaga kelestariannya.

Di tengah isu perubahan iklim, polusi, hingga krisis sumber daya alam, Hari Bumi mengingatkan bagaimana keberlangsungan hidup manusia sangat bergantung pada bagaimana kita memperlakukan planet ini.

Baca Juga : Pemprov Jatim Bangun Trotoar Suhat di Bulan Juni, DPUPRPKP Kota Malang Usul Material Andesit

Dilansir dari Earth Day Organization, Hari Bumi pertama kali diperingati pada 22 April 1970 di Amerika Serikat. Saat itu, kondisi lingkungan tengah memburuk akibat polusi industri yang masif dan minimnya regulasi.

Kesadaran publik mulai tumbuh setelah terbit buku Silent Spring karya Rachel Carson pada 1962. Buku tersebut membuka mata dunia tentang bahaya pencemaran lingkungan terhadap kesehatan manusia dan ekosistem.

Sejak saat itu, gerakan lingkungan berkembang pesat. Hari Bumi pun menjadi salah satu aksi dunia terbesar, melibatkan jutaan hingga miliaran orang dari berbagai negara.

Dalam perjalanannya, Hari Bumi terus mengalami perkembangan yang signifikan, rinciannya sebagai berikut:
1970: Aksi pertama yang memicu lahirnya gerakan lingkungan modern
1980-an: Mendorong lahirnya kebijakan lingkungan di AS, termasuk pembentukan Environmental Protection Agency
1990: Menjadi gerakan global dengan partisipasi sekitar 200 juta orang di 141 negara
2000: Fokus pada isu perubahan iklim dan energi bersih
2010: Hampir satu miliar orang ikut serta dalam berbagai aksi
2016: Ditandai penandatanganan Paris Agreement oleh 175 negara
2020: Peringatan 50 tahun dengan partisipasi global meski dilakukan secara daring akibat pandemi

Tahun ini, Hari Bumi mengusung tema “Our Power, Our Planet”. Tema ini mengajak masyarakat berperan dalam menjaga lingkungan, mulai dari level individu hingga komunitas.

Maknanya cukup jelas, dimana kekuatan terbesar dalam menjaga bumi ada di tangan manusia itu sendiri. Mulai dari hal kecil seperti mengurangi sampah, hingga kebijakan besar terkait energi bersih, semuanya berkontribusi terhadap masa depan bumi.

Tema ini juga menyoroti dua hal utama, pertama, ketahanan lingkungan (resilience) atau bagaimana aksi kecil bisa berdampak besar. Kedua, keterkaitan global (interconnectedness), dimana masalah lingkungan di satu wilayah bisa berdampak ke wilayah lain

Ada banyak cara yang bisa dilakukan untuk ikut memperingati Hari Bumi 2026. Tidak harus besar, langkah kecil pun sudah berarti jika dilakukan secara konsisten.

Baca Juga : Ramai Soal BLT Kesra 2026 Cair April, Benarkah? Ini Penjelasan Resmi Pemerintah

Beberapa di antaranya:
Ikut penghijauan: menanam pohon atau reboisasi
Gabung komunitas lingkungan: ikut aksi bersih sungai atau pantai
Kurangi sampah plastik: mulai dari kebiasaan sehari-hari
Hemat energi dan air
Edukasi orang sekitar: lewat obrolan atau media sosial

Langkah-langkah sederhana ini bisa menjadi kebiasaan yang berdampak besar jika dilakukan bersama-sama.

Selain itu, membagikan pesan positif juga bisa menjadi bagian dari peringatan Hari Bumi. Berikut beberapa ucapan yang bisa digunakan:
• “Selamat Hari Bumi 2026, bumi bukan warisan tapi titipan untuk generasi berikutnya.
• “Happy Earth Day 2026, small actions matter more than words.”
• “Kalau bukan sekarang, kapan lagi kita peduli? Selamat Hari Bumi 2026.”
• “Bumi tidak butuh kita, kita yang butuh bumi.”
• “Selamat Hari Bumi 2026, semoga kepedulian kita tidak hanya musiman.

Demikian informasi sejarah hingga cara ikut menjaga bumi, di Hari Bumi 2026 ini. Hari ini menjadi momen refleksi tentang bagaimana manusia memperlakukan lingkungan selama ini.

Dengan kondisi bumi yang semakin tertekan, keterlibatan semua pihak menjadi kunci. Mulai dari individu, komunitas, hingga pemerintah, semuanya memiliki peran.

Pada akhirnya, menjaga bumi bukan pilihan, melainkan kebutuhan. Karena tanpa bumi yang sehat, kehidupan manusia juga tidak akan bertahan lama. Semoga informasi ini menambah wawasan Sobat JatimTIMES ya. 


Topik

Serba Serbi Hari Bumi bumi sejarah hari bumi



JatimTimes Media Terverifikasi Dewan Pers

UPDATE BERITA JATIM TIMES NETWORK

Indonesia Online. Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari JatimTIMES.com dengan klik Langganan Google News Jatimtimes atau bisa menginstall aplikasi Ponorogo Times News melalui Tombol Berikut :


Penulis

Binti Nikmatur

Editor

Sri Kurnia Mahiruni