Jatim Times Network Logo
Poling Pilkada 2024 Agama Ekonomi Gaya Hukum dan Kriminalitas Kesehatan Kuliner Olahraga Opini Otomotif Pemerintahan Pendidikan Peristiwa Politik Profil Ruang Mahasiswa Ruang Sastra Selebriti Tekno Transportasi Wisata
Poling Pilkada 2024
Pemerintahan

Pemprov Jatim Bangun Trotoar Suhat di Bulan Juni, DPUPRPKP Kota Malang Usul Material Andesit

Penulis : Hendra Saputra - Editor : Sri Kurnia Mahiruni

22 - Apr - 2026, 09:35

Placeholder
Trotoar Jalan Soekarno-Hatta Kota Malang yang akan dibangun Pemprov Jatim (foto: Hendra Saputra/JatimTIMES)

JATIMTIMES - Penataan kawasan Jalan Soekarno-Hatta atau Suhat terus berlanjut. Setelah proyek drainase rampung, pembangunan trotoar atau pedestrian di koridor tersebut dikabarkan bakal dimulai pada Juni 2026 oleh Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Timur.

Kepala DPUPR PKP Kota Malang, Dandung Djulharjanto, mengungkapkan bahwa pengerjaan trotoar tersebut merupakan satu paket dengan proyek drainase yang telah lebih dulu dikerjakan. Seluruh proses pembangunan berada di bawah kewenangan Pemprov Jatim.

Baca Juga : Benarkah Dosa Dilipatgandakan di Bulan Dzulqa’dah? Ini Penjelasannya

"Informasinya akan dikerjakan mulai Juni. Dan yang jelas targetnya selesai tahun 2026 ini," kata Dandung, Selasa (21/4/2026).

Ia menjelaskan, pembangunan trotoar hanya akan difokuskan di sisi barat jalan, tepatnya di atas saluran drainase yang telah selesai dibangun. Dimensi trotoar tersebut cukup lebar dan panjang, sehingga diharapkan mampu menunjang kenyamanan pejalan kaki di kawasan padat tersebut.

"Untuk lebarnya, kalau tidak salah 3,5 meter dan panjangnya 1,3 kilometer," ucap Dandung.

Terkait material yang akan digunakan, Dandung mengaku belum mendapat kepastian. Namun, pihaknya telah mengusulkan agar trotoar tersebut menggunakan batu andesit, seperti yang diterapkan di kawasan Kayutangan Heritage.

"Materialnya kami belum tahu apakah nanti pakai paving atau pakai material yang lain. Kalau kami sih berharap, sempat diskusi awal awal dulu, kami mintanya kalau bisa kita pakai andesit," ujarnya.

Menurutnya, penggunaan batu andesit tidak hanya menawarkan kekuatan yang lebih baik, tetapi juga mampu memberikan nilai estetika yang lebih tinggi pada kawasan tersebut. "Andesit itu kan lebih kuat dan lebih rapi. Kelihatan lebih alami juga," urainya.

Baca Juga : Viral Toilet Alun-Alun Merdeka Jadi Toko, DLH Izinkan Pengelola Jual Toiletries

Lebih lanjut, Dandung menyebut bahwa dalam diskusi awal, pihaknya memang dimintai pandangan terkait konsep penataan trotoar di atas drainase Suhat. Hal ini menjadi bagian penting dalam memastikan kawasan tersebut tidak hanya fungsional, tetapi juga tertata dengan baik.

Di sisi lain, ia juga menekankan pentingnya pengawasan pasca pembangunan. Terutama agar trotoar yang telah dibangun tidak disalahgunakan, seperti dijadikan area parkir kendaraan.

"Nah nanti setelah itu dibangun, PR-nya, khususnya dari teman teman Dishub yang memastikan bahwa pedestrian itu tidak menjadi tempat parkir," tandasnya.


Topik

Pemerintahan Pemprov Jatim Trotoar Suhat pedestrian Kota Malang DPUPRPKP Kota Malang Material Andesit



JatimTimes Media Terverifikasi Dewan Pers

UPDATE BERITA JATIM TIMES NETWORK

Indonesia Online. Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari JatimTIMES.com dengan klik Langganan Google News Jatimtimes atau bisa menginstall aplikasi Ponorogo Times News melalui Tombol Berikut :


Penulis

Hendra Saputra

Editor

Sri Kurnia Mahiruni