Jatim Times Network Logo
Poling Pilkada 2024 Agama Ekonomi Gaya Hukum dan Kriminalitas Kesehatan Kuliner Olahraga Opini Otomotif Pemerintahan Pendidikan Peristiwa Politik Profil Ruang Mahasiswa Ruang Sastra Selebriti Tekno Transportasi Wisata
Poling Pilkada 2024
Transportasi

Penumpang Naik 35 Persen, Jalur Rel Stasiun Malang ke Kota Lama Dicek

Penulis : Irsya Richa - Editor : Sri Kurnia Mahiruni

10 - Apr - 2026, 19:58

Placeholder
Petugas mengecek jalur rel antara Stasiun Malang dan Stasiun Malang Kota Lama dengan berjalan kaki. (Foto: Istimewa)

JATIMTIMES - PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 8 Surabaya melakukan inspeksi langsung dengan berjalan kaki di jalur rel antara Stasiun Malang dan Stasiun Malang Kota Lama. Pemeriksaan dilakukan untuk mengantisipasi potensi gangguan prasarana dan memastikan keselamatan perjalanan kereta api tetap terjaga di tengah lonjakan jumlah penumpang.

Pemeriksaan dilakukan dengan metode berjalan kaki untuk memastikan setiap komponen lintasan dalam kondisi aman dan layak operasi. Mulai dari rel, bantalan, penambat, wesel, jembatan, hingga sistem drainase di sepanjang jalur.

Baca Juga : Bolehkah Iran Tarik Tol Laut di Selat Hormuz? Ini Fakta Hukum dan Dampaknya

Metode ini dinilai efektif untuk mendeteksi secara detail potensi kerusakan maupun gangguan yang tidak selalu terlihat dalam pemeriksaan biasa. Manager Humas KAI Daop 8 Surabaya, Mahendro Trang Bawono mengatakan, inspeksi ini merupakan langkah preventif guna menjamin keselamatan perjalanan kereta api.

“Melalui pemeriksaan langsung di lapangan, kami bisa mengidentifikasi potensi gangguan sejak dini dan memastikan seluruh prasarana dalam kondisi aman dan andal,” kata Mahendro, Jumat (10/4/2026).

Selain aspek teknis, petugas juga melakukan pemantauan faktor eksternal yang berpotensi mengganggu operasional. Di antaranya aktivitas masyarakat di sekitar jalur rel, kondisi perlintasan sebidang, serta keberadaan benda asing di lintasan.

“Petugas juga memberikan edukasi kepada warga yang berada di sekitar jalur untuk meningkatkan kesadaran akan pentingnya keselamatan,” imbuhnya.

Menurutnya langkah ini dilakukan seiring meningkatnya jumlah pengguna jasa kereta api di Stasiun Malang. Pada Maret 2026, total penumpang tercatat mencapai 190.367 orang, terdiri dari 95.520 penumpang naik dan 94.847 penumpang turun. Angka tersebut meningkat sekitar 35 persen dibandingkan Maret 2025 yang mencatat 141.204 penumpang, dengan rincian 77.284 penumpang naik dan 63.920 penumpang turun.

Baca Juga : Iran Pasang Tol Bitcoin di Selat Hormuz, Kapal Bermuatan Minyak Wajib Bayar Segini

Sementara itu, pada periode triwulan pertama 2026, Januari sampai Maret Stasiun Malang telah melayani 513.404 penumpang, terdiri dari 250.771 penumpang naik dan 262.633 penumpang turun. Jumlah tersebut meningkat 11 persen dibandingkan periode yang sama tahun 2025 yang mencapai 460.539 penumpang, dengan rincian 233.849 penumpang naik dan 226.690 penumpang turun.

“Tingginya mobilitas masyarakat harus diimbangi dengan kesiapan prasarana dan sumber daya manusia. Karena itu, pengawasan dan perawatan akan terus kami tingkatkan,” tutupnya.


Topik

Transportasi Kereta Api rel kereta api PT KAI Stasiun Kereta Api



JatimTimes Media Terverifikasi Dewan Pers

UPDATE BERITA JATIM TIMES NETWORK

Indonesia Online. Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari JatimTIMES.com dengan klik Langganan Google News Jatimtimes atau bisa menginstall aplikasi Ponorogo Times News melalui Tombol Berikut :


Penulis

Irsya Richa

Editor

Sri Kurnia Mahiruni