JATIMTIMES - Seleksi Penerimaan Murid Baru Madrasah (PMBM) di Madrasah Tsanawiyah Negeri (MTsN) 1 Kota Malang untuk tahun ajaran 2026/2027 berlangsung dalam rangkaian tahapan yang sistematis dan kompetitif. Kegiatan ini diawali dengan pelaksanaan ujian seleksi akademik pada Sabtu (4/4/2026), yang menjadi pintu awal bagi ribuan calon peserta didik untuk bersaing masuk ke salah satu madrasah unggulan tingkat nasional.
Antusiasme masyarakat terlihat begitu tinggi. Tercatat sebanyak 1.038 peserta mengikuti seleksi jalur reguler, menunjukkan besarnya minat terhadap kualitas pendidikan yang ditawarkan MTsN 1 Kota Malang. Kepala madrasah, Dra. Erni Qomaria Rida, M.Pd., menyampaikan apresiasi atas partisipasi tersebut sekaligus menegaskan komitmen lembaga dalam menjaga kualitas proses seleksi. Kegiatan pembukaan juga dihadiri Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Malang, KH Achmad Shampton, S.HI, M.Ag, yang memberikan arahan langsung kepada peserta dan panitia.

Tidak hanya berfokus pada seleksi, pelaksanaan PMBM tahun ini juga menghadirkan terobosan melalui expo pendidikan. MTsN 1 Kota Malang menyediakan ruang bagi berbagai madrasah swasta di Kota Malang untuk memperkenalkan keunggulan masing-masing. Langkah ini menjadi bentuk kolaborasi antarlembaga pendidikan di bawah naungan Kementerian Agama, sekaligus membantu orang tua memperoleh referensi alternatif pendidikan yang berkualitas.
Baca Juga : Sinopsis Dilan ITB 1997: Peran Ariel NOAH Tuai Pro Kontra hingga Dialog Soeharto Viral
Memasuki hari berikutnya, Minggu (5/4/2026), proses seleksi berlanjut ke tahap yang tidak kalah penting, yaitu tes psikologi hari kedua. Kegiatan ini dilaksanakan di lingkungan madrasah dengan suasana tertib dan penuh konsentrasi. Tes psikologi dirancang sebagai instrumen untuk menggali lebih dalam potensi calon murid, tidak hanya dari sisi akademik tetapi juga aspek kepribadian dan kesiapan mental.
Dalam pelaksanaannya, madrasah bekerja sama dengan Tim Phylia sebagai lembaga profesional di bidang psikologi guna memastikan hasil asesmen yang objektif dan akurat. Kepala madrasah kembali menegaskan pentingnya tahapan ini. “Kami ingin memastikan bahwa setiap anak yang bergabung memiliki kesiapan mental dan kita dapat mengenali bakat terpendam mereka sejak dini,” ujarnya.

Melalui tes ini, madrasah memperoleh gambaran menyeluruh mengenai kemampuan intelektual, kecenderungan minat dan bakat, serta kondisi emosional peserta. Seluruh proses berlangsung dengan pendekatan humanis, di mana peserta diberikan arahan yang jelas sehingga dapat mengerjakan soal dengan nyaman tanpa tekanan berlebih.
Baca Juga : Inzia Mini Soccer Hadir di Kediri, Gunakan Rumput Setara Latihan Tottenham Hotspur
Hasil tes psikologi nantinya akan dipadukan dengan capaian akademik sebagai dasar penentuan kelulusan akhir. Dengan rangkaian seleksi yang komprehensif ini, MTsN 1 Kota Malang berharap dapat menjaring calon peserta didik yang tidak hanya unggul secara intelektual, tetapi juga memiliki karakter kuat untuk menghadapi tantangan pendidikan di masa depan.
