Jatim Times Network Logo
Poling Pilkada 2024 Agama Ekonomi Gaya Hukum dan Kriminalitas Kesehatan Kuliner Olahraga Opini Otomotif Pemerintahan Pendidikan Peristiwa Politik Profil Ruang Mahasiswa Ruang Sastra Selebriti Tekno Transportasi Wisata
Poling Pilkada 2024
Pemerintahan

Pengangguran Usia Muda Jadi Sorotan, Yordan DPRD Jatim Tekankan Akses Pelatihan

Penulis : Muhammad Choirul Anwar - Editor : Yunan Helmy

14 - Feb - 2026, 19:25

Placeholder
Reses anggota Komisi A DPRD Jawa Timur (Jatim) Yordan M. Batara Goa.

JATIMTIMES — Kebutuhan program pengembangan diri yang relevan dan mudah diakses bagi generasi muda atau Gen-Z muncul sebagai salah satu aspirasi utama warga saat reses anggota Komisi A DPRD Jawa Timur (Jatim) Yordan M. Batara Goa di Surabaya dalam beberapa hari terakhir.

Warga menilai ketersediaan informasi program keterampilan masih minim, padahal tantangan pasar kerja semakin nyata. Safinah, anggota karang taruna Dukuh Kalikendal, mengatakan banyak anak muda ingin meningkatkan keterampilan sesuai minat mereka, tetapi belum mengetahui jalur yang bisa ditempuh.

Baca Juga : Wakil Ketua DPRD Jatim Hidayat Soroti Pungutan Sekolah Berkedok Infaq

"Kami ingin tahu apakah ada program dari pemerintah untuk Gen-Z agar bisa meningkatkan kemampuan dan menambah keahlian untuk masa depan,” ujarnya.

Sorotan terhadap pengembangan kapasitas Gen-Z ini relevan dengan kondisi ketenagakerjaan di Jatim. Data Badan Pusat Statistik Jawa Timur menunjukkan tingkat pengangguran terbuka (TPT) Jawa Timur berada di kisaran 3–4 persen dalam periode terakhir.

Namun, kelompok usia 15–24 tahun secara konsisten mencatat TPT lebih tinggi dibanding rata-rata provinsi, menandakan lulusan muda menghadapi persaingan kerja yang lebih ketat.

Menanggapi aspirasi tersebut, Yordan menyebut sejumlah program sebenarnya telah tersedia, baik di tingkat kota maupun provinsi. Di tingkat kota, setiap RW disebut memperoleh alokasi dana sekitar Rp5 juta yang dapat dimanfaatkan untuk kegiatan pengembangan potensi pemuda.

Sementara di tingkat provinsi, tersedia pelatihan gratis melalui Balai Latihan Kerja (BLK) Jawa Timur, Millennial Job Center, pelatihan vokasi industri nasional, hingga program berbasis kebutuhan wilayah.

Beragam keterampilan ditawarkan, mulai dari otomotif, administrasi perkantoran, tata boga, desain grafis, pengelolaan media sosial, hingga pendidikan kecakapan kerja. “Contohnya ada pelatihan barbershop selama dua hari, juga pelatihan barista sekitar 23 hari agar peserta benar-benar siap bekerja,” jelasnya.

Baca Juga : Target Beroperasi 2026, Pemkot Siapkan 80 Angkot Gratis Antar-Jemput Pelajar Kota Malang

Selain isu pengembangan Gen-Z, warga juga menyampaikan keluhan tentang lambannya perbaikan gorong-gorong di lingkungan serta kendala administrasi kependudukan yang menyebabkan KTP seorang warga tidak aktif akibat proses perpindahan domisili antar daerah.

Yordan menegaskan seluruh aspirasi akan ditindaklanjuti melalui koordinasi dengan dinas terkait, termasuk dengan Pemerintah Kota Surabaya dan Pemerintah Kabupaten Sidoarjo, agar masyarakat tidak dirugikan akibat kendala pelayanan publik.

“Kami di DPRD memiliki fungsi pengawasan terhadap pemerintah. Semua aspirasi masyarakat akan kami teruskan agar pelayanan benar-benar dirasakan masyarakat,” ujarnya.

 


Topik

Pemerintahan Pengangguran usia muda Yordan DPRD Jatim DPRD Jatim reses



JatimTimes Media Terverifikasi Dewan Pers

UPDATE BERITA JATIM TIMES NETWORK

Indonesia Online. Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari JatimTIMES.com dengan klik Langganan Google News Jatimtimes atau bisa menginstall aplikasi Ponorogo Times News melalui Tombol Berikut :


Penulis

Muhammad Choirul Anwar

Editor

Yunan Helmy

Pemerintahan

Artikel terkait di Pemerintahan