Jatim Times Network Logo
Poling Pilkada 2024 Agama Ekonomi Gaya Hukum dan Kriminalitas Kesehatan Kuliner Olahraga Opini Otomotif Pemerintahan Pendidikan Peristiwa Politik Profil Ruang Mahasiswa Ruang Sastra Selebriti Tekno Transportasi Wisata
Poling Pilkada 2024
Peristiwa

Longsor di Gubukklakah dan Jabung: Terjadi di 5 Titik, Sempat Tutup Jalur Wisata Bromo

Penulis : Ashaq Lupito - Editor : Sri Kurnia Mahiruni

10 - Jan - 2026, 16:26

Placeholder
Personel gabungan yang turut melibatkan BPBD Kabupaten Malang saat mendatangi lokasi longsor di Kecamatan Jabung pada serangkaian penanggulangan pasca bencana, penanganan longsor hingga Sabtu (10/1/2026) dilaporkan masih terus berlanjut. (Foto: BPBD Kabupaten Malang for JatimTIMES)

JATIMTIMES - Bencana longsor yang terjadi pada Kamis (8/1/2026) dilaporkan tidak hanya menutup jalur menuju Wisata Gunung Bromo, namun juga terjadi pada sejumlah titik di Kecamatan Jabung, Kabupaten Malang. Akibatnya, hingga Sabtu (10/1/2026) sejumlah akses jalan di Kecamatan Jabung tak bisa dilalui kendaraan karena tertutup total oleh timbunan material longsor.

Berdasarkan laporan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Malang, longsor di Kecamatan Jabung pada Kamis (8/1/2026) malam tersebut terjadi di lima titik. Yakni tersebar di Dusun Umbut Legi, Desa Taji.

Baca Juga : Getok Parkir Dikeluhkan Wisatawan, Dewan Minta Pemkot Batu Sosialisasi Batas Kewajaran Tarif Parkir Swasta

Sementara itu, dalam konfirmasinya Kepala Bidang (Kabid) Kedaruratan dan Logistik BPBD Kabupaten Malang Sadono Irawan menyebut, hingga hari ini, Sabtu (10/1/2026) penanggulangan longsor di Kecamatan Jabung masih terus berlanjut.

"Untuk tiga titik longsor di Desa Taji, Dusun Umbut Legi, Kecamatan Jabung sudah tertangani. Sedangkan dua titik longsor lainnya masih membutuhkan personel gabungan untuk penanganan dikarenakan volume material longsor cukup besar dan akses alat berat sulit untuk menuju lokasi," ungkap Sadono.

Laporan BPBD Kabupaten Malang menyebutkan, longsor pada sejumlah titik di Kecamatan Jabung tersebut terjadi pada Kamis (8/1/2026) malam. Di mana, sebelumnya hujan dengan intensitas sedang hingga tinggi dilaporkan terjadi sejak sore sekitar pukul 15.00 WIB hingga malam.

"Hujan di wilayah Kecamatan Jabung khususnya di wilayah Taji dan sekitarnya tersebut kemudian mengakibatkan longsor di lima titik" tuturnya.

Rinciannya, dijabarkan Sadono, ketinggian longsor pada titik pertama kurang lebih mencapai 35 meter dengan lebar 10 meter dan ketebalan 2 meter. Kemudian pada titik kedua, ketinggiannya mencapai kurang lebih 45 meter, lebar 15 meter, dan ketebalan 2 meter.

"Sedangkan beberapa titik lain sudah tertangani, sudah di bersihkan warga," imbuh Sadono.

Tidak ada laporan adanya korban jiwa dalam peristiwa longsor tersebut. Sementara untuk kerugian materiil hingga saat ini masih dalam pendataan.

"Dampak akibat adanya longsor tersebut mengakibatkan akses jalan tertutup total," ujarnya.

Baca Juga : Graha Bangunan Blitar Hadirkan Panel Dinding Artistik, Ubah Dinding Biasa Jadi Daya Tarik Ruang

Sementara itu, pada penanganan longsor di Kecamatan Jabung tersebut turut melibatkan sejumlah personel gabungan. Yakni dari unsur BPBD dan PMI Kabupaten Malang, dinas terkait termasuk Bina Marga, Muspika Jabung, Pemerintah Desa Taji, para relawan, hingga masyarakat sekitar.

Pada serangkaian penanganan pasca terjadinya longsor tersebut juga turut menggunakan sejumlah alat pendukung seperti sekop dan cangkul. Selain itu, alat berat berupa ekskavator juga turut disiagakan.

"Namun akses jalan untuk alat berat sulit di jangkau, sehingga membutuhkan personel gabungan untuk penanganan," pungkas Sadono.

Sebagaimana diberitakan, pada saat yang bersamaan, tebing setinggi puluhan meter di kawasan Jalan Raya Gubukklakah, Kecamatan Poncokusumo, Kabupaten Malang juga mengalami longsor pada Kamis (8/1/2026) malam. Material tebing di area dekat Kedai Lodji yang mengalami longsor tersebut kemudian menutup akses jalan menuju Wisata Gunung Bromo.

Longsor yang dilaporkan terjadi pada Kamis (8/1/2026) sekitar pukul 21.00 WIB mengakibatkan penanganan baru bisa dilangsungkan keesokan harinya pada Jumat (9/1/2026). Longsor dipicu karena hujan yang terjadi di wilayah Kecamatan Poncokusumo khususnya di Gubukklakah dan Desa Ngadas sejak Kamis (8/1/2026) sore.

Akibatnya, material longsor sempat dilaporkan menutup total akses jalan sebelum akhirnya bisa dilalui dengan sistem buka tutup pada Jumat (9/1/2026) menjelang petang. Pada saat itu dilaporkan, ketebalan longsor yang menutup jalan Kabupaten Malang menuju Wisata Gunung Bromo tersebut kurang lebih antara 1-1,5 meter dengan panjang 10 meter.


Topik

Peristiwa Longsor tanah longsor wisata bromo Kabupaten Malang



JatimTimes Media Terverifikasi Dewan Pers

UPDATE BERITA JATIM TIMES NETWORK

Indonesia Online. Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari JatimTIMES.com dengan klik Langganan Google News Jatimtimes atau bisa menginstall aplikasi Ponorogo Times News melalui Tombol Berikut :


Penulis

Ashaq Lupito

Editor

Sri Kurnia Mahiruni

Peristiwa

Artikel terkait di Peristiwa