Jatim Times Network Logo
Poling Pilkada 2024 Agama Ekonomi Gaya Hukum dan Kriminalitas Kesehatan Kuliner Olahraga Opini Otomotif Pemerintahan Pendidikan Peristiwa Politik Profil Ruang Mahasiswa Ruang Sastra Selebriti Tekno Transportasi Wisata
Poling Pilkada 2024
Wisata

Ritual Adat Tradisional Banyuwangi Berikan Pengalaman Berbeda Momen Lebaran Anda, Simak Jadwalnya

Penulis : Nurhadi Joyo - Editor : Yunan Helmy

29 - Mar - 2025, 19:38

Placeholder
Pelaksanaan Ritual Adat Seblang Olehsari Kecamatan Glagah Banyuwangi (Istimewa)

JATIMTIMES - Libur Lebaran selalu menjadi momen istimewa untuk berkumpul bersama keluarga. Selain bersilaturahmi, banyak masyarakat yang memanfaatkan kesempatan ini untuk berwisata.

Banyuwangi menjadi salah satu tujuan destinasi favorit yang menawarkan beragam pilihan wisata, mulai dari wisata keindahan alam, kuliner, hingga seni dan budaya.

Baca Juga : UIN Malang Buka Pendaftaran Jalur UM-PTKIN 2025, Jangan Sampai Terlewat

Khusus pada momen Lebaran, berbagai atraksi seni dan budaya yang dibalut dengan Banyuwangi Traditional Ritual memberikan pengalaman berkesan bagi wisatawan yang berkunjung.

Berikut beberapa atraksi ritual dan tradisi yang dapat dinikmati selama libur Lebaran di Banyuwangi:

1. Barong Ider Bumi

Tradisi ini merupakan ritual bersih desa dan tolak bala yang dilakukan oleh Suku Osing di Desa Kemiren, Kecamatan Glagah. Ritual ini sudah ada sejak tahun 1800-an dan digelar setiap  2 Syawal atau hari kedua Idul Fitri.

Pada tahun ini, Barong Ider Bumi jatuh pada 1 April 2025. Dalam tradisi ini, warga mengarak barong keliling desa sambil melantunkan tembang macapat yang berisi doa. Ritual diakhiri dengan selamatan yang menyajikan pecel pitik, makanan tradisional khas Suku Osing.

2. Seblang Olehsari

Seblang Olehsari adalah ritual kuno yang berfungsi sebagai ritual tolak bala di Desa Olehsari, Kecamatan Glagah. Penari dalam ritual ini merupakan seorang gadis yang memiliki garis keturunan penari Seblang dan dipilih secara spiritual.

Dengan nuansa magis yang kental, sang penari akan menari dalam keadaan trance selama tujuh hari tujuh malam. Ritual ini biasanya berlangsung pada minggu pertama bulan Syawal yang berlokasi di Balai Adat Olehsari. Tahun ini, ritual Seblang akan diselenggarakan pada 4-10 April 2025.

3. Boyolangu Culture Festival (Puter Kayun)

Baca Juga : Pernah Rugi Hingga Ratusan Juta Utomo Konsisten Kembangkan Apel

Boyolangu Culture Festival adalah beberapa rangkaian dari Puter Kayun yang merupakan tradisi warga Boyolangu, Kecamatan Giri, yang digelar pada hari ke-7-10 bulan Syawal. Mulai dari selamatan kopat, seni budaya, kebo-keboan hingga Puter Kayun akan meramaikan Boyolangu Culture Festival.

Tradisi Puter Kayun merupakan bentuk penghormatan kepada leluhur yang telah berjasa membuka jalan di kawasan utara Banyuwangi, yakni di sekitar pantai Watudodol. Warga melakukan napak tilas dari Kelurahan Boyolangu menuju Pantai Watudodol.

Menurut Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani, momen libur Lebaran tidak hanya menjadi ajang silaturahmi, tetapi juga kesempatan untuk meningkatkan perekonomian daerah melalui sektor pariwisata.

"Libur Lebaran menjadi momentum penggerak perekonomian. Selain bersilaturami, tentunya para pemudik juga ingin berwisata dengan keluarga. Kegiatan Banyuwangi Traditional Ritual juga bisa disaksikan, selain destinasi wisata yang bisa dikunjungi," ujar Ipuk pada Sabtu (29/4/2025).

Dengan berbagai atraksi budaya yang unik dan destinasi wisata yang menarik, Banyuwangi menjadi pilihan tepat bagi wisatawan yang ingin merayakan Lebaran dengan sensasi dan pengalaman yang berbeda.


Topik

Wisata Banyuwangi ritual adat wisata budaya



JatimTimes Media Terverifikasi Dewan Pers

UPDATE BERITA JATIM TIMES NETWORK

Indonesia Online. Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari JatimTIMES.com dengan klik Langganan Google News Jatimtimes atau bisa menginstall aplikasi Ponorogo Times News melalui Tombol Berikut :


Penulis

Nurhadi Joyo

Editor

Yunan Helmy