Jatim Times Network Logo
Poling Pilkada 2024 Agama Ekonomi Gaya Hukum dan Kriminalitas Kesehatan Kuliner Olahraga Opini Otomotif Pemerintahan Pendidikan Peristiwa Politik Profil Ruang Mahasiswa Ruang Sastra Selebriti Tekno Transportasi Wisata
Poling Pilkada 2024
Olahraga

Vietnam vs Thailand di Final ASEAN Cup 2026: Siapa Lebih Unggul? Ini 5 Faktanya

Penulis : Mutmainah J - Editor : Nurlayla Ratri

26 - Aug - 2026, 10:04

Placeholder
Jadwal laga final Vietnam vs Thailand ASEAN Cup 2026. (Foto screenshot)

JATIMTIMES - Vietnam berada dalam posisi lebih menguntungkan jelang duel penentuan melawan Thailand pada leg kedua final ASEAN Cup 2026. Keunggulan dua gol membuat Vietnam hanya perlu menjaga keunggulan tersebut saat kedua tim kembali bertemu di Stadion My Dinh, Hanoi, Rabu (26/8/2026).

Pertandingan Vietnam vs Thailand dijadwalkan berlangsung pukul 20.00 WIB. Laga ini sekaligus menjadi penentu siapa yang berhak mengangkat trofi ASEAN Cup 2026.

Baca Juga : Kasus Mamin Fiktif BKPP Disorot Jelang Kedatangan KPK, GRIB JAYA Banyuwangi Desak Buka Kembali Penyidikan

Vietnam membawa modal kemenangan 2-0 dari leg pertama di Stadion Rajamangala, Bangkok, Sabtu (22/8). Setelah bermain tanpa gol pada babak pertama, Vietnam tampil lebih efektif selepas jeda.

Nguyen Hai Long membuka keunggulan pada menit ke-62. Tujuh menit berselang, giliran Nguyen Quang Hai yang menggandakan skor melalui penyelesaian apik. Dua gol tersebut membuat Vietnam kini memimpin agregat 2-0.

Dengan kondisi tersebut, Vietnam jelas lebih diuntungkan. Namun, Thailand belum bisa dianggap selesai. Tim berjuluk Gajah Perang itu membutuhkan kemenangan dengan selisih setidaknya dua gol untuk membuka peluang membalikkan keadaan.

Di balik sengitnya duel dua raksasa Asia Tenggara tersebut, ada sejumlah fakta menarik yang membuat final kali ini semakin layak dinantikan.

1. Thailand Masih Menjadi Raja ASEAN Cup

Jika berbicara soal koleksi trofi, Thailand masih berada di posisi teratas.

Thailand sudah tujuh kali menjadi juara ASEAN Championship, masing-masing pada 1996, 2000, 2002, 2014, 2016, 2020 dan 2022. Vietnam berada di bawahnya dengan tiga gelar yang diraih pada 2008, 2018 dan 2024.

Artinya, jika Vietnam kembali menjadi juara tahun ini, mereka akan mengoleksi empat trofi sekaligus semakin mendekati dominasi Thailand.

2. Vietnam Memburu Gelar Back-to-Back

Vietnam juga tengah mengejar pencapaian yang belum pernah mereka raih sebelumnya, yakni mempertahankan gelar ASEAN Cup.

Vietnam menjadi juara pada edisi 2024 setelah mengalahkan Thailand dengan agregat 5-3. Dua tahun kemudian, kedua tim kembali bertemu di partai puncak.

Jika mampu mempertahankan keunggulan hingga laga berakhir, Vietnam akan mencatat sejarah sebagai juara dua edisi berturut-turut.

Sebelumnya, prestasi tersebut pernah dilakukan Thailand dan Singapura. Thailand bahkan tiga kali berhasil mempertahankan gelar, sedangkan Singapura pernah melakukannya pada 2004 dan 2007.

3. Thailand Punya Pengalaman Panjang di Final

Thailand tetap memiliki satu modal besar yang tidak bisa diabaikan: pengalaman.

Tim Gajah Perang merupakan negara tersukses dalam sejarah turnamen dengan tujuh gelar. Mereka juga menjadi tim yang paling sering berada dalam persaingan menuju trofi ASEAN Cup.

Namun, sejarah tersebut belum cukup untuk menghapus kerugian Thailand pada leg pertama. Vietnam kini memiliki keunggulan dua gol dan akan bermain di hadapan pendukung sendiri.

4. Xuân Son Kembali Jadi Ancaman

Nama Nguyễn Xuân Son juga layak mendapat perhatian pada laga penentuan.

Baca Juga : Ramalan Zodiak 26 Agustus 2026, Libra hingga Pisces Punya Peruntungan Berbeda

Penyerang kelahiran Brasil tersebut tampil luar biasa pada ASEAN Cup 2024. Dalam debutnya bersama Vietnam di turnamen itu, Xuân Son mencetak tujuh gol dan menyabet penghargaan top skor sekaligus pemain terbaik. Ia menjadi pemain Vietnam pertama yang meraih dua penghargaan tersebut dalam satu edisi.

Pada ASEAN Cup 2026, Xuân Son kembali menjadi salah satu mesin gol Vietnam. Ia bahkan mencetak dua gol saat Vietnam menyingkirkan Malaysia pada semifinal dan membawa timnya lolos ke final dengan kemenangan agregat 4-0.

Menjelang final, Xuân Son dan Nguyen Dinh Bac sama-sama telah mengoleksi lima gol dan berada di papan atas daftar pencetak gol turnamen.

5. Kim Sang-sik Berpeluang Mengukir Sejarah

Pelatih Vietnam, Kim Sang-sik, juga berada di ambang pencapaian spesial.

Kim sebelumnya membawa Vietnam menjuarai ASEAN Cup 2024 setelah mengalahkan Thailand di final. Kini, ia kembali membawa Vietnam ke partai puncak dan berpeluang menjadi pelatih pertama yang mengantarkan Vietnam mempertahankan gelar ASEAN Cup.

Menariknya, Kim juga sudah mencatat sejarah lain. Ia menjadi pelatih pertama yang membawa tim Vietnam tampil di final ASEAN Cup dalam dua edisi beruntun.

Vietnam Lebih Diunggulkan, Thailand Masih Punya Peluang

Melihat situasi sebelum leg kedua, Vietnam jelas berada di atas angin.

Keunggulan 2-0 membuat Vietnam memiliki ruang lebih besar untuk mengatur pertandingan. Apalagi, mereka akan bermain di Stadion My Dinh dengan dukungan suporter sendiri.

Sebaliknya, Thailand harus mengambil risiko lebih besar sejak awal pertandingan. Satu gol cepat bisa menghidupkan peluang mereka, tetapi Vietnam tentu akan berusaha memanfaatkan ruang yang muncul ketika Thailand meningkatkan tekanan.

Duel ini juga menjadi pertemuan ketiga secara beruntun antara Vietnam dan Thailand di final ASEAN Cup. Pada edisi 2024, Vietnam keluar sebagai pemenang dengan agregat 5-3.

Kini, Thailand membutuhkan comeback, sementara Vietnam hanya tinggal selangkah lagi menuju sejarah baru.

Jadi, siapa yang lebih unggul jelang final? Untuk saat ini, Vietnam berada dalam posisi paling menguntungkan. Namun, selama 90 menit leg kedua belum dimainkan, peluang Thailand untuk membalikkan keadaan masih terbuka.


Topik

Olahraga asean cup 2026 jadwal pertandingan vietnam dan thailand



JatimTimes Media Terverifikasi Dewan Pers

UPDATE BERITA JATIM TIMES NETWORK

Indonesia Online. Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari JatimTIMES.com dengan klik Langganan Google News Jatimtimes atau bisa menginstall aplikasi Ponorogo Times News melalui Tombol Berikut :


Penulis

Mutmainah J

Editor

Nurlayla Ratri

Olahraga

Artikel terkait di Olahraga