Jatim Times Network Logo
Poling Pilkada 2024 Agama Ekonomi Gaya Hukum dan Kriminalitas Kesehatan Kuliner Olahraga Opini Otomotif Pemerintahan Pendidikan Peristiwa Politik Profil Ruang Mahasiswa Ruang Sastra Selebriti Tekno Transportasi Wisata
Poling Pilkada 2024
Peristiwa

Api Bromo Terkendali Usai Hampir 2 Pekan Dilanda Kebakaran, Kini Proses Pendinginan 

Penulis : Binti Nikmatur - Editor : Sri Kurnia Mahiruni

17 - Aug - 2026, 17:01

Placeholder
Proses pendinginan Karhutla Bromo. (Foto: laman resmi Kehutanan)

JATIMTIMES - Kebakaran di kawasan Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBTS), Jawa Timur, telah berhasil dikendalikan. Meski demikian, petugas belum menghentikan operasi karena masih ada potensi bara api kembali menyala.

Kementerian Kehutanan (Kemenhut) kini melanjutkan tahap pendinginan dan penyisiran area bekas terbakar atau mopping up. Langkah tersebut dilakukan untuk memastikan tidak ada bara maupun titik panas yang dapat memicu kebakaran kembali.

Baca Juga : HUT Kemerdekaan RI, Polisi Bagikan 81 Bendera Merah Putih ke Pengendara di Malang

Kebakaran diketahui berlangsung sejak Senin (3/8/2026). Setelah hampir dua pekan operasi, Manggala Agni Balai Pengendalian Kebakaran Hutan Wilayah Jawa, Bali, dan Nusa Tenggara (Balai Dalkarhut Jabalnusra) Ditjen Gakkum Kehutanan masih berada di lapangan bersama Balai Besar TNBTS, TNI, Polri, BPBD Jawa Timur, relawan, dan masyarakat.

Pendinginan difokuskan pada area yang masih berpotensi menyimpan panas. Petugas juga terus menyisir kawasan bekas kebakaran untuk memastikan bara benar-benar padam dan tidak merambat ke vegetasi yang belum terdampak.

Kemenhut mengingatkan padamnya kobaran api belum otomatis menghilangkan risiko kebakaran. Sebab, kawasan yang terbakar memiliki vegetasi berupa savana, cemara gunung, pakis, semak belukar hingga lapisan serasah yang cukup tebal.

Kondisi tersebut memungkinkan bara api bertahan di dalam lapisan vegetasi meskipun api tidak lagi terlihat.

Petugas juga mewaspadai pusaran angin lokal atau dust devil. Fenomena tersebut berpotensi mengangkat material ringan dan membawa bara ke area lain.

Direktur Jenderal Penegakan Hukum Kehutanan Dwi Januanto Nugroho mengatakan penanganan kebakaran Bromo menjadi evaluasi penting untuk menghadapi musim kemarau.

"Bromo memberi satu pelajaran penting, api mungkin sudah terkendali tetapi ancaman karhutla belum selesai. Pencegahan harus diperkuat dari tingkat tapak, dan pengelola kawasan perlu terus memperkuat keterlibatan masyarakat, bukan hanya dalam pencegahan kebakaran tetapi juga dalam pengelolaan taman nasional," kata Dwi dalam keterangan tertulis Kemenhut, Senin (17/8/2026).

Menurut Dwi, masyarakat memiliki posisi penting dalam menjaga kawasan hutan. Masyarakat merupakan pihak yang berada paling dekat dengan kawasan dan sering kali menjadi yang pertama mengetahui adanya gangguan.

"Masyarakat adalah pihak yang paling dekat dengan kawasan, sering kali menjadi yang pertama mengetahui adanya gangguan, sekaligus yang paling terdampak ketika terjadi kebakaran. Karena itu, melindungi hutan harus dilakukan bersama masyarakat," ungkapnya.

Baca Juga : Kebakaran, Dua Truk Pengangkut Ayam Ludes Terbakar, Diduga Dipicu Pembakaran Sampah

Direktur Pendayagunaan Sumber Daya dan Pengamanan Hutan Suharyono turut memantau penanganan kebakaran melalui apel siaga pengendalian kebakaran hutan.

Pihaknya memberikan apresiasi kepada personel yang hampir dua pekan bekerja dalam kondisi medan yang tidak mudah.

"Hampir dua pekan personel bekerja menghadapi medan dan kondisi kebakaran yang tidak mudah. Terkendalinya api bukan akhir dari pekerjaan. Fokus sekarang memastikan seluruh area bekas terbakar benar-benar aman dan tidak ada bara yang kembali menyala," ujar Suharyono.

"Terima kasih kepada seluruh petugas yang tetap bertahan sampai fase ini," imbuhnya.

Sementara itu, Kepala Balai Dalkarhut Jabalnusra Bambang Setyo Antoko menilai penanganan kebakaran Bromo menunjukkan kuatnya kolaborasi berbagai pihak.

"Operasi pemadaman ini memperlihatkan kuatnya gotong royong di lapangan. BBTNBTS, BPBD Jawa Timur, relawan, dan masyarakat membantu suplai air, logistik, akses, hingga informasi yang dibutuhkan petugas," ujar Bambang.

Menurutnya, dukungan tersebut sangat membantu Manggala Agni yang harus bekerja di medan kebakaran. "Kami mengapresiasi semua pihak yang ikut menjaga Bromo," katanya.


Topik

Peristiwa Kebakaran Gunung Gunung Bromo Kebakaran Gunung Bromo



JatimTimes Media Terverifikasi Dewan Pers

UPDATE BERITA JATIM TIMES NETWORK

Indonesia Online. Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari JatimTIMES.com dengan klik Langganan Google News Jatimtimes atau bisa menginstall aplikasi Ponorogo Times News melalui Tombol Berikut :


Penulis

Binti Nikmatur

Editor

Sri Kurnia Mahiruni

Peristiwa

Artikel terkait di Peristiwa