JATIMTIMES – Ketua Fraksi PKS DPRD Provinsi Jawa Timur (Jatim) Lilik Hendarwati meminta para aktivis perempuan di tingkat mahasiswa untuk berani terjun ke dunia politik dan mengambil peran dalam kebijakan publik.
Di samping modal kemampuan kepemimpinan, Lilik menekankan pentingnya faktor domestik—seperti memilih pasangan hidup yang suportif—agar pengabdian perempuan di ruang publik dapat berjalan optimal dan berkelanjutan.
Baca Juga : Inggris vs Argentina di Semifinal Piala Dunia 2026, Duel Rivalitas Lama Perebutkan Tiket Final
Pesan strategis tersebut disampaikan Lilik saat menerima kunjungan pengurus Gerakan Immawati Penggerak Penguatan Perempuan Kota Surabaya dari Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) di Gedung DPRD Jatim, Senin (13/7/2026). Pertemuan tersebut menjadi ajang silaturahmi sekaligus membahas peluang sinergi dalam memperkuat program pemberdayaan perempuan dan pendampingan masyarakat.
“Kita boleh memiliki cita-cita setinggi apa pun. Tetapi ketika membangun keluarga nanti, pilihlah pasangan yang saling mendukung sehingga perempuan tetap bisa berkarya, mengabdi, dan memberikan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat,” pesan Lilik saat berbagi pengalaman sebagai legislator perempuan.
Agar gerakan sosial mahasiswa ini memiliki dampak konkret yang lebih luas di Kota Surabaya, Lilik mendorong kepengurusan baru Immawati untuk tidak bergerak sendiri. Organisasi perempuan mahasiswa diharapkan lebih agresif memperluas jejaring taktis ke berbagai lembaga pemerintahan maupun swasta.
“Saya mendorong mereka memperluas jejaring dan membangun sinergi dengan berbagai lembaga, seperti perangkat daerah yang membidangi pemberdayaan perempuan, layanan kesehatan, hingga lembaga rehabilitasi agar pelayanan kepada masyarakat semakin optimal,” katanya.
Legislator asal Daerah Pemilihan (Dapil) Surabaya itu menilai keberadaan organisasi perempuan di kalangan mahasiswa memiliki peran penting dalam menumbuhkan kepedulian sosial, sekaligus menyiapkan calon pemimpin perempuan di masa depan.
Lilik mengaku sangat terkesan dengan cara para pengurus Immawati menyampaikan gagasan dan program kerja yang dinilai sistematis serta menunjukkan kemampuan kepemimpinan yang baik.
Dalam pertemuan itu, Immawati memaparkan sejumlah program yang telah dijalankan, mulai dari pendampingan perempuan yang menghadapi persoalan hukum maupun kekerasan, pembinaan masyarakat, pendidikan anak, pemberdayaan ekonomi keluarga, pemeriksaan kesehatan gratis, hingga kampanye pola hidup sehat.
Baca Juga : Datangi Gedung Dewan, LSM Minta Kaji Tiga RSUD Berdasarkan Laporan BPK
“Adik-adik ini datang memperkenalkan kepengurusan yang baru sekaligus menyampaikan berbagai program kerja. Saya melihat semangat anak-anak muda ini sangat baik dan patut didukung,” ujar Lilik.
Ia menambahkan bahwa program-program tersebut memiliki tujuan yang mulia. Kemampuan komunikasi pengurus yang terstruktur menjadi modal utama mereka sebagai calon suksesor kepemimpinan di Jawa Timur.
“Saya melihat mereka sudah terbiasa berorganisasi. Cara menyampaikan programnya terstruktur, komunikatif, dan menunjukkan kesiapan menjadi pemimpin-pemimpin muda. Mereka bukan hanya belajar berorganisasi, tetapi juga belajar hadir untuk menyelesaikan persoalan di tengah masyarakat. Semangat seperti ini perlu terus dijaga,” ungkapnya.
Di akhir pertemuan, Lilik berharap komunikasi antara Fraksi PKS DPRD Jatim dan Immawati Surabaya dapat terus terjalin sehingga berbagai program pemberdayaan perempuan, perlindungan terhadap korban kekerasan, serta peningkatan kualitas generasi muda dapat diwujudkan melalui kolaborasi yang berkelanjutan.
