Jatim Times Network Logo
Poling Pilkada 2024 Agama Ekonomi Gaya Hukum dan Kriminalitas Kesehatan Kuliner Olahraga Opini Otomotif Pemerintahan Pendidikan Peristiwa Politik Profil Ruang Mahasiswa Ruang Sastra Selebriti Tekno Transportasi Wisata
Poling Pilkada 2024
Pendidikan

MIN 1 Kota Malang Punya Cara Unik Tenangkan Hewan Kurban agar Tidak Berontak

Penulis : Irsya Richa - Editor : Sri Kurnia Mahiruni

28 - May - 2026, 15:36

Placeholder
Hewan kurban MIN 1 Kota Malang. (Foto: Irsya Richa/JatimTIMES)

JATIMTIMES - Suasana penyembelihan hewan kurban di Madrasah Ibtidaiyah Negeri (MIN) 1 Kota Malang tampak berbeda saat Idul Adha 1447 Hijriah, Kamis (26/5/2026). Sebelum disembelih, kambing dan sapi yang berada di area kurban terlihat lebih tenang dan tidak banyak memberontak meski berada di dekat hewan lain yang lebih dulu dipotong.

Panitia kurban ternyata memiliki cara tersendiri untuk menenangkan hewan-hewan tersebut. Salah satunya dengan membacakan Surat At-Taubah ayat 129 sambil memegang kepala hewan sebelum proses penyembelihan dilakukan.

Baca Juga : 7 Resep Olahan Daging Kurban yang Enak dan Mudah Dibuat di Rumah

Ketua Panitia Gema Dzulhijah 2026 MIN 1 Kota Malang, Mukhammad Fauzi, mengatakan cara itu dilakukan sebagai bentuk ikhtiar agar proses penyembelihan berjalan lebih tenang dan aman, baik bagi hewan maupun panitia.

“Hewan itu juga punya naluri. Mereka bisa melihat temannya disembelih lebih dulu sehingga kadang berontak atau stres. Maka kami mencoba menenangkan dengan membacakan Surat At-Taubah ayat 129 sambil memegang bagian kepala hewan,” kata Fauzi.

Menurutnya, pembacaan ayat tersebut bukan sekadar tradisi, tetapi bentuk doa dan pendekatan spiritual agar hewan lebih mudah dikendalikan saat proses kurban berlangsung.

Ia menyebut cara tersebut cukup membantu, terutama ketika jumlah hewan kurban yang dipotong cukup banyak. Tahun ini, MIN 1 Kota Malang menyembelih 5 ekor sapi dan 34 kambing di lingkungan sekolah.

“Kalau hewan panik lalu berontak tentu bisa membahayakan panitia juga. Jadi ini bagian dari ikhtiar supaya proses penyembelihan lebih tenang,” tambahnya.

Fauzi mengaku sering melihat video hewan kurban kabur atau mengamuk saat hendak disembelih. Menurutnya, kondisi itu bisa terjadi karena hewan mengalami tekanan setelah melihat proses penyembelihan di sekitarnya.

Baca Juga : Reni Astuti Ajak Masyarakat Meneladani Semangat Berkurban untuk Berbagi dan Berdaya Bersama

“Kadang ada hewan yang lari atau sulit dikendalikan. Karena itu kami berusaha menenangkan satu per satu sebelum disembelih,” ucap Fauzi.

Selain menjadi momen ibadah, Fauzi mengatakan proses kurban di MIN 1 Kota Malang juga dijadikan sarana edukasi bagi siswa tentang pentingnya memperlakukan hewan dengan baik, termasuk saat proses penyembelihan berlangsung.

“Kami ingin anak-anak belajar bahwa kurban bukan hanya soal memotong hewan, tapi juga ada nilai kasih sayang dan perlakuan yang baik terhadap makhluk hidup,” tutup Fauzi.


Topik

Pendidikan Idul Adha hewan kurban Idul Kurban MIN 1 Kota Malang



JatimTimes Media Terverifikasi Dewan Pers

UPDATE BERITA JATIM TIMES NETWORK

Indonesia Online. Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari JatimTIMES.com dengan klik Langganan Google News Jatimtimes atau bisa menginstall aplikasi Ponorogo Times News melalui Tombol Berikut :


Penulis

Irsya Richa

Editor

Sri Kurnia Mahiruni