Jatim Times Network Logo
Poling Pilkada 2024 Agama Ekonomi Gaya Hukum dan Kriminalitas Kesehatan Kuliner Olahraga Opini Otomotif Pemerintahan Pendidikan Peristiwa Politik Profil Ruang Mahasiswa Ruang Sastra Selebriti Tekno Transportasi Wisata
Poling Pilkada 2024
Peristiwa

Panen Raya Padi Kota Blitar, Wali Kota Mas Ibin Perkuat Modernisasi Pertanian untuk Kesejahteraan Petani

Penulis : Aunur Rofiq - Editor : A Yahya

09 - May - 2026, 14:47

Placeholder
Wali Kota Blitar H Syauqul Muhibbin bersama Ketua TP PKK Kota Blitar Kharisa Rizki Umami dan jajaran Forkopimda mengikuti Panen Raya Padi Kota Blitar 2026 di Sawah Poktan Rumpun Tani 4, Kelurahan Tanggung, Kecamatan Kepanjenkidul, Sabtu (9/5/2026). Dalam kegiatan tersebut, Pemkot Blitar menegaskan komitmen memperkuat modernisasi pertanian guna meningkatkan produktivitas dan kesejahteraan petani.(Foto: Diskominfotik Kota Blitar)

JATIMTIMES – Pemerintah Kota Blitar terus memperkuat langkah modernisasi sektor pertanian sebagai strategi menjaga ketahanan pangan sekaligus meningkatkan kesejahteraan petani di tengah tantangan semakin terbatasnya lahan pertanian perkotaan. Komitmen tersebut ditegaskan dalam kegiatan Panen Raya Padi Kota Blitar Tahun 2026 yang digelar di Sawah Poktan Rumpun Tani 4, Kelurahan Tanggung, Kecamatan Kepanjenkidul, Sabtu (9/5/2026).

Kegiatan yang dihadiri sekitar 250 undangan tersebut dipimpin langsung Wali Kota Blitar H Syauqul Muhibbin atau Mas Ibin bersama jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), OPD terkait, Bulog Divre Tulungagung, Badan Pusat Statistik (BPS), hingga kelompok tani se-Kota Blitar.

Baca Juga : Apa Itu CNG? Gas Alam yang Disiapkan Pemerintah untuk Gantikan LPG 3 Kg

Panen raya berlangsung dalam suasana penuh semangat. Di tengah hamparan sawah yang mulai menguning, Wali Kota Mas Ibin turut mencoba langsung mesin pemanen modern bantuan Kementerian Pertanian. Penggunaan alat tersebut menjadi simbol transformasi pertanian Kota Blitar menuju sistem yang lebih modern, efisien, dan adaptif terhadap perkembangan teknologi.

Dalam sambutannya, Mas Ibin menyampaikan apresiasi kepada para petani yang tetap konsisten mempertahankan sektor pertanian di tengah karakteristik Kota Blitar sebagai daerah perkotaan dengan lahan yang semakin terbatas.

“Saya yakin sepenuhnya, pilihan menjadi petani adalah pilihan yang sangat mulia karena menjadi tonggak dan pendukung utama pemerintah untuk memperkuat ketahanan pangan nasional sesuai instruksi Bapak Presiden Prabowo Subianto,” kata Mas Ibin.

Menurutnya, tantangan pertanian saat ini tidak ringan. Selain penyusutan lahan, petani juga menghadapi mahalnya harga pupuk, ancaman hama, hingga fluktuasi harga hasil panen saat musim panen tiba.

Karena itu, Pemkot Blitar mendorong transformasi pertanian berbasis teknologi agar produktivitas tetap meningkat meski lahan terbatas.

“Petani sekarang harus bersahabat dengan teknologi. Hal tersebut penting agar produk pertanian lebih efisien. Kerja sama antarpetani dan berbagai pihak juga harus terus dipupuk,” ujarnya.

Panen raya

Modernisasi Pertanian Jadi Fokus

Dalam kegiatan panen raya tersebut, Mas Ibin menegaskan bahwa Pemkot Blitar terus mendorong modernisasi pertanian melalui dukungan sarana prasarana serta pemanfaatan teknologi pertanian modern.

Ia mencontohkan penggunaan mesin pemanen padi modern yang mampu memangkas waktu panen secara signifikan dibandingkan metode manual.

“Kalau manual mungkin lima orang bisa menyelesaikan satu hektar dalam waktu seminggu bahkan lebih. Tetapi dengan alat pemanen modern, satu hektar bisa selesai hanya dalam tiga sampai empat jam,” jelasnya.

Menurut Mas Ibin, penggunaan alat modern tidak hanya mempercepat proses panen, tetapi juga menghemat tenaga dan biaya produksi petani.

“Ini sangat mempercepat proses dan tentunya menghemat tenaga maupun biaya. Sehingga petani bisa lebih efisien dalam memanen padi,” katanya.

Ia menambahkan, modernisasi pertanian merupakan bagian dari dukungan Pemerintah Kota Blitar terhadap program swasembada pangan nasional yang dicanangkan pemerintah pusat.

“Pemerintah memfasilitasi seluruh peningkatan hasil pertanian mulai dari proses tanam, pelaksanaan tanam, sampai pascapanen. Bahkan tadi juga ada Bulog yang siap menyerap gabah petani,” ujar Mas Ibin.

Menurutnya, dukungan pemerintah terhadap petani tidak boleh berhenti pada bantuan alat maupun benih semata. Pemerintah juga harus memastikan hasil pertanian memiliki pasar yang jelas sehingga kesejahteraan petani meningkat.

“Kita terus dorong agar pemerintah bisa memfasilitasi seluruh petani sehingga kualitas dan jumlah produksinya meningkat. Harapannya petani kita semakin makmur dan pendapatannya semakin besar,” katanya.

Ibin

Tantangan Pertanian Perkotaan

Mas Ibin mengakui, tantangan utama pertanian di daerah perkotaan seperti Kota Blitar adalah semakin menyempitnya area pertanian akibat perkembangan wilayah dan kebutuhan permukiman.

Karena itu, menurutnya, perubahan pola pikir menjadi penting agar sektor pertanian tetap mampu bertahan dan berkembang.

“Tantangan pertanian itu tanah. Hampir seluruh daerah di Jawa lahannya semakin menyempit. Maka tantangannya adalah bagaimana dengan lahan yang tidak begitu luas, para petani bisa memodernisasi pertanian,” ujarnya.

Baca Juga : Jadwal Siaran Langsung Sprint Race MotoGP Prancis 2026: Marc Marquez Bidik Kemenangan Lagi

Ia juga menyoroti pentingnya regenerasi petani melalui keterlibatan generasi muda dalam sektor pertanian modern.

Menurut Mas Ibin, anak muda memiliki kreativitas dan kemampuan adaptasi yang lebih cepat terhadap perkembangan teknologi maupun kebutuhan pasar.

“Anak-anak muda harus lebih kreatif menemukan solusi persoalan pertanian sehingga hasil produksinya meningkat dan adaptif dengan pasar,” katanya.

Ia menilai rendahnya minat generasi muda terhadap pertanian salah satunya dipengaruhi nilai ekonomi hasil pertanian yang masih rendah, terutama untuk tanaman konvensional.

Karena itu, ia mendorong pengembangan tanaman bernilai ekonomi tinggi agar pertanian menjadi sektor yang menjanjikan bagi generasi muda.

“Perlu tanaman bernilai tinggi yang dikembangkan petani. Jadi anak muda harus diajak lebih kreatif supaya hasil pertanian lebih maksimal dibanding pola pertanian lama,” ujar Mas Ibin.

Ibin

Produktivitas Padi Capai 8,5 Ton per Hektar

Sementara itu, Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Kota Blitar drh Dewi Masitoh mengatakan, panen raya dilaksanakan di lahan Kelompok Tani Rumpun Tani 4 Kelurahan Tanggung dengan total luasan mencapai 35,71 hektar.

“Hari ini kita melaksanakan panen raya di Kelurahan Tanggung bersama Poktan Rumpun Tani 4. Untuk total luasan sekitar 35,71 hektar,” kata Dewi Masitoh.

Ia menjelaskan, berdasarkan hasil ubinan bersama Badan Pusat Statistik (BPS), produktivitas padi varietas Sri Dewi yang dipanen mencapai 8,5 ton per hektar.

“Varietas yang dipanen adalah Sri Dewi dengan produktivitas hasil ubinan BPS sebesar 8,5 ton per hektar. Boleh dong tepuk tangan untuk bolo tani kita,” ujarnya.

Menurut Dewi, capaian tersebut menjadi indikator positif bahwa produktivitas pertanian Kota Blitar tetap mampu bersaing meski berada di wilayah perkotaan.

DKPP Kota Blitar, lanjutnya, terus berupaya memberikan dukungan kepada petani melalui berbagai fasilitas sarana dan prasarana pertanian.

Mulai dari jaringan irigasi, bantuan benih, hingga alat mesin pertanian seperti hand tractor terus diberikan agar biaya produksi petani lebih ringan dan proses pertanian menjadi lebih mudah.

“Kita berusaha memfasilitasi petani melalui sarana dan prasarana. Baik jaringan irigasi, benih, hingga fasilitasi alat pertanian supaya pertanian lebih mudah dan biaya produksinya tidak tinggi,” kata Dewi.

Panen Raya Padi Kota Blitar 2026 menjadi momentum penting bagi Pemerintah Kota Blitar untuk memperkuat transformasi sektor pertanian yang lebih modern, efisien, dan berdaya saing. Di tengah keterbatasan lahan pertanian perkotaan, Pemkot Blitar menegaskan komitmennya untuk terus hadir mendampingi petani melalui inovasi, teknologi, dan dukungan kebijakan yang berkelanjutan.

Melalui langkah tersebut, Pemerintah Kota Blitar berharap sektor pertanian tetap menjadi kekuatan strategis daerah sekaligus mampu meningkatkan kesejahteraan petani dan mendukung ketahanan pangan nasional.


Topik

Peristiwa Panen raya padi kota Blitar syauqul muhiibbin mas ibin



JatimTimes Media Terverifikasi Dewan Pers

UPDATE BERITA JATIM TIMES NETWORK

Indonesia Online. Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari JatimTIMES.com dengan klik Langganan Google News Jatimtimes atau bisa menginstall aplikasi Ponorogo Times News melalui Tombol Berikut :


Penulis

Aunur Rofiq

Editor

A Yahya

Peristiwa

Artikel terkait di Peristiwa