JATIMTIMES - Mohammad Imam Muslimin alias Yai Mim, tersangka kasus dugaan pelecehan seksual dan pornografi meninggal dunia saat menjalani penahanan di rumah tahanan Polresta Malang Kota, Senin (13/4/2026). Rencananya jenazah Yai Mim akan dimakamkan di Kabupaten Blitar.
Yai Mim akan dimakamkan di Dusun Wonorejo, Desa Slemanan, Kecamatan Udanawu, Kabupaten Blitar tepatnya di kediaman orang tuanya. Proses pemulangan jenazah dilakukan setelah seluruh administrasi dan penanganan di rumah sakit selesai.
Baca Juga : Respon Rilis KPK Soal Aliran THR Tersangka Pemerasan, LSM Bintara Surati Forkopimda Tulungagung
Kuasa hukum Yai Mim, Fakhruddin Umasugi, membenarkan bahwa jenazah langsung diberangkatkan ke Blitar pukul 18.30 WIB. “Setelah adzan magrib jenazah langsung dibawa ke Blitar. Tadi seluruh proses di kamar jenazah sudah diurus, jadi langsung diberangkatkan ke rumah orang tuanya untuk dimakamkan di sana,” kata Fakhruddin.
Ia menambahkan, keputusan untuk memakamkan Yai Mim di kampung halaman merupakan kesepakatan keluarga besar. Saat ini, pihak keluarga juga tengah mempersiapkan proses pemakaman setibanya jenazah di lokasi.
Terpisah, Kasat Reskrim Polresta Malang Kota, Rahmad Aji Prabowo, membenarkan bahwa pihak kepolisian ikut mendampingi proses pemulangan jenazah tersebut. “Iya, kami mendampingi proses pemberangkatan jenazah ke Blitar,” singkatnya saat dikonfirmasi.
Pendampingan ini dilakukan sebagai bagian dari prosedur kepolisian sekaligus memastikan proses penyerahan jenazah kepada keluarga berjalan lancar dan aman. Sedang Kasi Humas Polresta Malang Kota, Lukman Sobikhin, menjelaskan bahwa pada pagi hari sekitar pukul 08.59 WIB, Yai Mim masih sempat menjalani pemeriksaan kesehatan oleh Sidokkes dengan hasil normal.
“Pada pukul 08.59 telah dilakukan pemeriksaan kesehatan oleh Sidokkes Polresta Malang Kota dengan hasil kondisi yang bersangkutan dalam keadaan baik. Salah satunya ditandai dengan tensi 110/80, dan tidak ditemukan gejala lain yang mengarah pada kondisi kurang sehat,” jelas Lukman.
Baca Juga : Berakhir Tragis, Ini Kronologi Lengkap Kasus Yai Mim dari Viral hingga Meninggal di Tahanan
Namun, kondisi tersebut berubah drastis hanya dalam hitungan jam. Sekitar pukul 13.45 WIB, saat yang bersangkutan hendak menjalani pemeriksaan sebagai pelapor lanjutan oleh penyidik, tiba-tiba mengalami penurunan kondisi.
“Kondisinya sangat mengejutkan bagi kami semua, karena tiba-tiba yang bersangkutan lemas, kemudian dalam posisi duduk terjatuh. Selanjutnya segera kami bawa menggunakan ambulans ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dr. Saiful Anwar,” imbuhnya.
Ia menambahkan, peristiwa tersebut terjadi saat Yai Mim dalam perjalanan dari ruang tahanan menuju ruang penyidik. Tiba-tiba kondisi lemas dan duduk. “Dari rutan menuju ruang penyidik, kemudian tiba-tiba lemas. Langsung kami angkut menggunakan ambulans dan dibawa ke RSSA,” tutup Lukman.
