Jatim Times Network Logo
Poling Pilkada 2024 Agama Ekonomi Gaya Hukum dan Kriminalitas Kesehatan Kuliner Olahraga Opini Otomotif Pemerintahan Pendidikan Peristiwa Politik Profil Ruang Mahasiswa Ruang Sastra Selebriti Tekno Transportasi Wisata
Poling Pilkada 2024
Peristiwa

Cuaca Ekstrem Kota Batu: Pohon Tumbang Jalur Payung 2 hingga Plengsengan Ambrol di Bumiaji

Penulis : Prasetyo Lanang - Editor : Dede Nana

09 - Apr - 2026, 19:06

Placeholder
Petugas gabungan saat mengevakuasi pohon tumbang jenis gintungan yang sempat menutup sebagian Jalan Trunojoyo (Payung 2), Kota Batu, Kamis (9/4/2026). (Foto: Dok. BPBD Kota Batu)

JATIMTIMES – Intensitas hujan yang tinggi di wilayah Kota Batu kembali memicu rentetan bencana di beberapa titik pada Kamis (9/4/2026) sore. Dalam kurun waktu kurang dari satu jam, dilaporkan terjadi pohon tumbang di jalur vital Payung 2 serta tanah longsor yang merusak kandang ayam warga di Desa Tulungrejo, Kecamatan Bumiaji.

Kepala Pelaksana (Kalaksa) BPBD Kota Batu, Suwoko, mengonfirmasi bahwa cuaca ekstrem menyebabkan kondisi tanah menjadi jenuh air dan labil, sehingga memicu kerusakan infrastruktur dan gangguan arus lalu lintas.

Baca Juga : Fenomena Hujan Es di Malang, Ini Penjelasan BMKG

Insiden pertama terjadi pada pukul 15.41 WIB di Jalan Trunojoyo (Payung 2), Kelurahan Songgokerto. Sebuah pohon jenis gintungan dengan tinggi sekitar 8 meter dan diameter 10 cm tumbang akibat akar yang tak lagi kuat menahan beban tanah yang jenuh air.

"Pohon roboh dan menutup sebagian badan jalan nasional. Hal ini sempat menyebabkan arus lalu lintas terganggu," ujar Suwoko.

Tim gabungan dari BPBD, TNI, Polri, PLN, hingga relawan dan Paguyuban Pedagang Payung langsung melakukan pemotongan serta pembersihan material. Selama proses evakuasi, petugas memberlakukan sistem buka-tutup arus lalu lintas untuk menjamin keamanan pengendara. Saat ini, jalur utama Batu–Pujon tersebut sudah kembali normal.

Hanya berselang sekitar 30 menit, laporan bencana kembali masuk dari Dusun Kekep, Desa Tulungrejo. Sekitar pukul 16.10 WIB, sebuah plengsengan teknis di Jalan Anjasmoro ambrol akibat terjangan air hujan.

Longsoran tersebut memiliki dimensi yang cukup besar, yakni panjang 12 meter dengan tinggi 3 meter. Material longsoran langsung menerjang bangunan di bawahnya.

"Peristiwa ini berdampak pada kerusakan kandang ayam milik Bapak Batin Muliyono. Kandang mengalami kerusakan cukup parah akibat tertimbun material plengsengan yang runtuh," tambah Suwoko.

Baca Juga : Rawan Tanah Ambles di Kabupaten Malang: Sejumlah Rumah Rusak, Kerugian Capai Puluhan Juta

Tidak ada laporan korban jiwa dalam dua kejadian tersebut. BPBD Kota Batu telah melakukan kaji cepat dan berkoordinasi dengan pihak desa untuk penanganan darurat. Sebagai langkah awal, bantuan terpal diberikan untuk menutup area longsor guna mencegah kerusakan susulan jika hujan kembali turun.

Suwoko menekankan pentingnya kewaspadaan ekstra bagi warga dan pengguna jalan di wilayah rawan. Ia merekomendasikan agar instansi terkait segera melakukan perempesan pohon-pohon yang sudah condong ke jalan di kawasan Payung.

"Kami mengimbau masyarakat untuk selalu berhati-hati saat melintasi wilayah rawan longsor dan pohon tumbang, terutama saat terjadi cuaca ekstrem. Keselamatan adalah prioritas utama," pungkasnya.


Topik

Peristiwa cuaca ekstrem bencana alam payung kota batu



JatimTimes Media Terverifikasi Dewan Pers

UPDATE BERITA JATIM TIMES NETWORK

Indonesia Online. Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari JatimTIMES.com dengan klik Langganan Google News Jatimtimes atau bisa menginstall aplikasi Ponorogo Times News melalui Tombol Berikut :


Penulis

Prasetyo Lanang

Editor

Dede Nana

Peristiwa

Artikel terkait di Peristiwa