JATIMTIMES - Peristiwa tragis terjadi di sebuah apartemen di kawasan Jalan Soekarno-Hatta (Soehat), Kelurahan Jatimulyo, Kecamatan Lowokwaru, Kota Malang. Seorang mahasiswa berinisial CLS (20) ditemukan meninggal dunia setelah diduga terjatuh dari lantai 11, Rabu (25/3/2026) sekitar pukul 00.15 WIB.
Hal tersebut dibenarkan Kapolsek Lowokwaru, Anang Tri Hananta. Ia menjelaskan bahwa kejadian tersebut pertama kali diketahui oleh saksi yang berada di area lobi apartemen.
Baca Juga : Diskon Tarif Tol 30 Persen Saat Arus Balik Lebaran 2026, Cek Jadwal dan Ruas Tol yang Berlaku
“Sekira pukul 00.15 WIB, saksi yang sedang berada di dekat resepsionis mendengar suara benda jatuh dari atas. Setelah dicek, ternyata yang jatuh adalah seorang laki-laki,” katanya.
Dari hasil penyelidikan awal, korban diketahui merupakan mahasiswa asal Jakarta Pusat. Sebelum kejadian, pria tersebut melakukan check-in di apartemen tersebut melalui resepsionis hotel pada Selasa (24/3/2026) sekitar pukul 17.00 WIB.
Kemudian korban menempati kamar nomor 1151 yang berada di lantai 11. “Korban check-in sore hari dan langsung menuju kamar di lantai 11. Tidak lama kemudian, pada dini hari terjadi peristiwa tersebut,” jelasnya.
Setelah mendengar suara jatuh, seorang saksi langsung memberitahukan kejadian itu kepada petugas resepsionis. Laporan tersebut kemudian diteruskan kepada petugas keamanan yang sedang berjaga malam di apartemen tersebut.
Petugas keamanan segera menuju lokasi untuk memastikan kondisi dan mengamankan tempat kejadian perkara (TKP). Selanjutnya, pihak pengelola menghubungi kepolisian serta tim medis untuk penanganan lebih lanjut.
Sekitar 30 menit setelah kejadian, seorang saksi lain yang merupakan teman kuliah korban datang ke lokasi. Ia mengaku mengetahui kejadian tersebut setelah membaca unggahan terakhir korban di media sosial.
“Menurut keterangan saksi, sekitar dua jam sebelum kejadian, korban sempat mengunggah pesan di akun Instagram yang berisi ucapan terima kasih dan permintaan maaf kepada orang-orang yang disayanginya,” terangnya.
Karena unggahan tersebut, teman korban berusaha mencari keberadaan korban ke beberapa tempat, termasuk ke kos korban di kawasan Jalan Bunga Merak, namun tidak menemukan yang bersangkutan. Hingga akhirnya ia mengetahui adanya keramaian di sekitar lokasi kejadian karena ada orang jatuh.
Baca Juga : Polres Gresik Perketat Keamanan dan Edukasi Wisatawan Pantai Dalegan
“Setelah didatangi, saksi memastikan bahwa korban adalah temannya sendiri,” tambahnya.
Lebih lanjut, dari keterangan saksi tersebut juga diketahui bahwa korban sebelumnya pernah mengungkapkan niat untuk mengakhiri hidupnya.
“Saksi menyebutkan bahwa keinginan korban untuk bunuh diri sudah diketahui sejak sekitar satu tahun lalu,” ungkapnya.
Hingga kini, polisi masih melakukan pendalaman terkait peristiwa tersebut dengan memeriksa para saksi dan mengumpulkan bukti-bukti di lokasi kejadian. Pihak kepolisian juga mengimbau masyarakat untuk lebih peduli terhadap kondisi mental orang-orang di sekitarnya.
“Kami mengimbau masyarakat apabila mengetahui adanya tanda-tanda depresi atau keinginan bunuh diri pada seseorang, agar segera mencari bantuan profesional atau melaporkan kepada pihak terkait,” imbaunya.
