Jatim Times Network Logo
01/02/2023
Agama Ekonomi Gaya Hukum dan Kriminalitas Kesehatan Kuliner Olahraga Opini Otomotif Pemerintahan Pendidikan Peristiwa Politik Profil Ruang Mahasiswa Ruang Sastra Selebriti Tekno Transportasi Wisata
Kesehatan

Jelang Akhir Tahun, Menkes Prediksi Kasus Omicron XBB Akan Meledak

Penulis : Mutmainah J - Editor : Nurlayla Ratri

10 - Nov - 2022, 01:03

Menteri Kesehatan (Menkes) Budi Gunadi Sadikin. (Foto dari internet)
Menteri Kesehatan (Menkes) Budi Gunadi Sadikin. (Foto dari internet)

JATIMTIMES - Menteri Kesehatan (Menkes) Budi Gunadi Sadikin memprediksi kasus COVID mutasi Omicron subvarian XBB terus meningkat.

Ia mengatakan bahwa kasus harian virus tersebut mencapai angka 20 dalam sehari. 

Baca Juga : Sopir Mobil Patroli Polisi Tabrak Lari Ditangkap, Netizen Tak Percaya Pengemudi Bukan Anggota 

Prediksi lonjakan kasus itu Budi ambil berdasarkan tren kenaikan kasus di Singapura. 

Dia menilai subvarian baru ini memiliki karakteristik tingkat kecepatan penularan seperti subvarian Omicron BA.4 dan BA.5 yang merebak pada Juli-Agustus 2022.

"Kalau mengikuti pola Singapura, harusnya dalam satu bulan ke depan ini akan naik mendekati angka 20 ribu per hari. Sama seperti bulan Agustus kemarin. Buat perbandingan, kalau kita rasakan angka 20 ribu per hari seperti bulan Agustus. Kan kita kemarin sempat naik sampai 20 ribu kasus," kata Budi dalam rapat kerja bersama Komisi IX DPR di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa (8/11/2022).

Kemenkes mencatat per 4 Oktober hingga 8 November 2022 sebanyak 27.081 pasien konfirmasi positif COVID-19 mendapatkan perawatan di rumah sakit.

Dari jumlah tersebut, sebanyak 10.639 pasien memiliki gejala sedang, berat hingga kritis, dengan 74 persen diantaranya belum mendapatkan vaksin booster COVID-19.

Kemudian, Budi menyebut subvarian XBB dan XBB 1 memiliki dampak tingkat kematian dan keparahan penyakit lebih rendah dibandingkan subvarian Omicron BA.1 dan BA.2.

Baca Juga : Sebar Foto Teaser Terbaru, Nama Dita Karang Secret Number Trending Twitter

"Jadi memang subvarian XBB ini kalau kita lihat dari Singpura, naiknya lebih cepat, dibandingkan BA.4 dan BA.5, tapi lebih rendah dari BA.1 dan BA.2. Sebagai informasi, BA.1 dan BA.2 kita puncaknya di 60 ribu kasus per hari, yang bulan Januari-Ferbuari dan itu dicapai dalam waktu dua bulanan sejak kasus teridentifikasi," lanjutnya.

Meski demikian, Budi mengatakan bahwa capaian kasus subvarian XBB ini tidak akan setinggi sebelumnya. Namun meski tak akan semeledak sebelumnya, Budi tetap mengimbau masyarakat agar tidak kendor dalam penerapan prokes.

Mengantisipasi semua itu, Budi memastikan pihaknya telah siap menyiagakan fasilitas kesehatan (faskes) di seluruh daerah.

"Nah, rumah sakit kita kan (kapasitas) bisa 100 ribu. Jadi waktu kemarin Omicron bulan Januari-Februari hanya 20 ribu, yang kemarin (Juli-Agustus) hanya 5.000. Jadi harusnya sih kapasitas kita masih ada," ujarnya.


JOIN JATIM TIMES NETWORK

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari JatimTIMES.com. Mari bergabung di Grup Telegram , caranya klik link Telegram JatimTIMES, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel anda.

Penulis

Mutmainah J

Editor

Nurlayla Ratri