Heboh 'Partai Sombong' di Antara Surya Paloh vs Megawati Soekarnoputri | Ponorogo TIMES
penjaringan-bakal-calon-jatimtimes099330c15d1b4323.jpg

Heboh 'Partai Sombong' di Antara Surya Paloh vs Megawati Soekarnoputri

Jun 22, 2022 10:42
Surya Paloh dan Megawati (Foto: IST)
Surya Paloh dan Megawati (Foto: IST)

JATIMTIMES - Dunia politik Indonesia saat ini mulai kembali memanas mendekati Pilpres 2024. Surya Paloh dan Megawati Soekarnoputri saat ini menjadi 2 tokoh politik yang ramai diperbincangkan. Surya Paloh dan Megawati sempat sama-sama berbicara perihal 'partai politik (parpol) sombong'.

Pernyataan tentang parpol sombong itu awalnya disampaikan Surya, yang selanjutnya disambut Megawati. Megawati sempat berbicara perihal parpol sombong saat berpidato dalam pembukaan Rakernas PDIP 2022, Selasa (21/6/2022). 

Baca Juga : Rumahnya Didatangi Puluhan Orang saat Ada di Yaman, Ustaz Yusuf Mansur Kini Bertolak ke Mesir

Megawati awalnya berbicara mengenai gelar doktor yang disandangnya. Ia kemudian membandingkan dengan yang disandang sang ayah Soekarno atau Bung Karno.

"Jadi otak saya sama beliau (Bung Karno), ya kurangan sedikit saya, nggak berani saya samakan. Tapi kan doktor honoris causa saya, beliau kalau nggak salah 26 ya, saya udah 9. Ini udah tunggu karena pandemi ini 5 lagi loh. Jadi ya udah 13 ditambah profesor saya dua. Saya sampe mikir 'bisa tiga apa nggak ya'," ujar Megawati, di Sekolah Partai PDI Perjuangan, Lenteng Agung, Jakarta Selatan, Selasa (21/6/2022).

Lebih lanjut, Megawati menjelaskan bahwa ia bicara tentang gelar yang disandang bukan untuk kesombongan. Ketua Umum PDIP itu mengaku hanya ingin membuktikan bahwa perempuan juga bisa meraih gelar.

Barulah kemudian Mega menyinggung soal parpol sombong. Megawati pun heran, dan menegaskan bahwa ia tak pernah menjelek-jelekkan parpol lain.

"Kenapa? Karena saya buktikan, bukan untuk sombong. Ada orang mengatakan nanti, 'Ibu Mega sombong banget ya', karena ada juga yang mengatakan 'ada sebuah partai sombong sekali'. Lah piye, kok dibilang sombong, emangnya kenapa," ucap Megawati.

"Itu media jangan diurik-urik loh, tolong omong bener, yang bener. Saya tidak pernah loh, tidak pernah menjelekkan partai mana pun. Tidak pernah menjelekkan ketua apa pun. Saya berjalan sendiri membentuk partai saya yang saya hormati dan sayangi yang bernama Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan. Jangan, jangan, negeri ini harus dibangun dengan bersatu," imbuh Mega. 

Perihal partai sombong sebelumnya pernah disampaikan Surya Paloh saat penutupan Rakernas NasDem di JCC, Jakarta, beberapa hari lalu. Surya menegaskan NasDem tidak pernah merasa paling baik.

"Jadi buang itu praktik kesombongan, merasa hebat sendiri, merasa paling mantap sendiri, itu bukan NasDem. Ada urusan apa? NasDem masih banyak stok senyumnya. NasDem harus terbiasa dengan humor, dengan canda, dan tertawa berpolitik dengan sukaria, itu jauh lebih baik," kata Surya Paloh. 

"Apa yang mau kita tiru dari semangat berpikir seperti itu, dengan modal kesombongan seakan-akan yang paling benar paling kuat paling berkuasa, tidak ada itu artinya bagi NasDem," imbuh Surya. 

Reaksi NasDem saat Mengawati singgung partai sombong

Baca Juga : Viral Unggahan TikTok Sapi Positif PMK, Begini Ciri-Cirinya

NasDem pun langsung bereaksi saat pernyataan Surya Paloh soal partai sombong itu ditanggapi Megawati. NasDem menekankan bahwa Surya Paloh tidak menyasar PDIP.

"Nggak ada, nggak ada, semua statement Pak Surya tidak ada yang ditujukan ke partai lain, karena kita juga sangat menghargai internal partai lain. Nggak ada misalnya kita menunjukkan ke salah satu partai, nggak ada," kata Ketua DPW NasDem Saan Mustofa.

Saan ini menyebut pernyataan Surya Paloh saat rakernas itu dimaksudkan untuk Partai NasDem. Surya Paloh, lanjut Saan, mengingatkan partai agar tak menjadi partai sombong.

Senada dengan Saan, Bendahara Umum NasDem Ahmad Sahroni membantah pernyataan partai sombong yang dilontarkan Surya Paloh untuk PDIP. Ia menegaskan statement itu disampaikan untuk internal NasDem.

"Kan nggak sebut partai, itu menyampaikan secara umum untuk kita para kader NasDem, iya itu untuk kita sebagai kader diingatkan bahwa kita nggak boleh sombong," tutur Ahmad.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari JatimTIMES.com. Mari bergabung di Grup Telegram , caranya klik link Telegram JatimTIMES, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Topik
Nasdem partai sombong

Berita Lainnya