Foto ilustrasi
Foto ilustrasi

Pemimpin tertinggi Iran Ayatollah Ali Khamenei menegaskan tidak akan menggunakan vaksin covid-19 buatan Amerika dan Inggris yang dirasa sangat kurang dipercaya. Dia pun sangat enggan menjadikan rakyatnya sebagai bahan uji coba vaksin tersebut.

Sebagai pilihan, ototritas Iran bakal mengandalkan vaksin domestik. Dimana pengujian klinis telah dimulai pada 2020 lalu.

Baca Juga : Dapat Alokasi 3.435 Vaksin Covid -19 Pemkot Kediri Siapkan 6 Rumah Sakit dan 9 Puskesmas

"Mengimpor vaksin Amerika dan Inggris ke negara ini dilarang. Saya telah memberitahukan hal ini kepada para pejabat dan sekarang saya juga mengatakannya kepada publik," ujar Ayatollah Ali Khamenei di Twitter.

Menurutnya, jika Amerika mampu memproduksi vaksin, maka virus covid-19 saat ini tidak akan terjadi di negara mereka sendiri.

"Beberapa hari yang lalu, korban tewas adalah 4 ribu orang dan dalam waktu 24 jam. Jika mereka tahu cara memproduksi vaksin dan jika pabrik pfizer mereka dapat membuat vaksin, mengapa mereka harus memberikannya kepada kami?," ungkapnya.

Dia pun menilai jika vaksin yang diproduksi tersebut harus digunakan oleh Amerika dan Inggris sendiri. 

Baca Juga : Wali Kota Kediri Ajak Seluruh Elemen Berkolaborasi Tekan Penyebaran Covid-19

"Mereka harus menggunakannya sendiri untuk mencegah kematian tinggi mereka sendiri. Saya tidak terlalu mempercayai mereka  (orang Amerika dan Inggris). Kadang -kadang mereka mencoba vaksin di negara lain untuk melihat apakah itu berhasil atau tidak. Jadi tidak ada vaksin dari Amerika atau Inggris," imbuhnya.