Presiden Joko Widodo (Foto: IG  jokowi)
Presiden Joko Widodo (Foto: IG jokowi)

Presiden Joko Widodo (Jokowi) akhirnya angkat bicara soal penangkapan Menteri KKP Edhy Prabowo.  Melalui tayangan video yang diunggah di channel YouTube Sekretariat Presiden, Jokowi menyerahkan proses hukum Edhy kepada KPK.  

"Tentunya kita menghormati proses hukum yang tengah berjalan di KPK. Kita menghormati," kata Jokowi.

Baca Juga : Jimly Asshiddiqie Kritik MUI hingga Minta Pemerintah Tak Hadapi Rizieq Seperti Mau Perang

Ia percaya  KPK bisa bersikap profesional dalam menangani kasus dugaan korupsi terhadap Edhy. Selain itu, Jokowi mendukung KPK melakukan pencegahan dan pembarantasan korupsi di Indonesia.

"Saya percaya KPK bekerja transparan, terbuka, profesional. Pemerintah konsisten mendukung upaya pencegahan dan pemberantasan korupsi," ujarnya.

Sebelumnya, Edhy Prabowo diamankan tim KPK yang dipimpin penyidik senior Novel Baswedan Rabu (25/11/2020) dini hari sekitar pukul 01.23 WIB.   Edhy beserta anak dan istrinya ditangkap di Bandara Soekarno-Hatta setelah tiba dari Amerika Serikat.  

Kabar penangkapan Edhy ini pun lantas dikonfirmasi oleh Ketua KPK Firli Bahuri. Firli menjelaskan penangkapan terhadap Edhy dilakukan terkait dugaan kasus korupsi penetapan izin ekspor baby lobster atau benih lobster.

"Menteri KKP diamankan KPK di Bandara Soetta saat kembali dari Honolulu [Amerika Serikat]. Diduga terlibat korupsi dalam penetapan izin ekspor baby lobster," kata Firli.  

Baca Juga : Dengan Obeng, Kursi, dan Bor Listrik, Tukang Batu di Tulungagung Ini Bunuh Tetangga Sendiri

Firli pun mengatakan saat ini Edhy tengah menjalani pemeriksaan di KPK.  Untuk informasi lebih lanjut, Firli berjanji segera menyampaikan penjelasan terkait penangkapan politikus Gerindra itu.