Jusuf Kalla dan Rizal Ramli (Foto: Merdeka.com)
Jusuf Kalla dan Rizal Ramli (Foto: Merdeka.com)

Mantan Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman Rizal Ramli mendadak merespons cuitan lawas Presiden Joko Widodo (Jokowi). Kala itu Jokowi sempat memposting rel kereta api mati yang ada di Garut.  

Dalam cuitannya, Jokowi mengatakan rel tersebut rencananya akan dihidupkan kembali. Selain itu, Jokowi  menceritakan bahwa rel tersebut juga menjadi jalur saat komedian asal Inggris Charlie Chaplin datang ke Indonesia.  

Baca Juga : Gegara Bantuan UMKM, Warga di Dinoyo Sempat Memanas hingga Mediasi di Polsek

 

"Komedian legendaris abad ke-20 Charlie Chaplin pernah dua kali berlibur ke Garut dengan kereta api.  

Jalur yang dilewati Charlie Chaplin di Garut kini jadi rel mati dan akan kita hidupkan lagi untuk pengembangan kawasan wisata dan perekonomian," tulis Jokowi pada 19 Januari 2019 lalu.  

Cuitan lawas Jokowi itu lantas kembali menjadi perbincangan setelah Rizal Ramli meresponsnya pada Rabu (25/11/2020).  Dalam respons itu, Rizal merasa heran ketika Jokowi masih mengingat sosok Charlie Chaplin.  

"Wah bisa2nya Mas  @jokowi ingat Charlie Chaplin, itu aslinya lucu banget.  Klo versi lokal mah 'sadayana didahar' Etak mah ngajak Indonesia makin hancur," ujar Rizal Ramli melalui Twitter-nya @RamliRizal.

 

 

Komentar Rizal Ramli ini  dihubungkan dengan Jusuf Kalla (JK). Seperti diketahui, hubungan kedua tokoh itu akhir-akhir ini memburuk. JK pernah mengungkap cerita bagaimana Rizal Ramli ditolak jadi menteri keuangan saat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) jadi presiden dan JK sebagai wakil presiden. Bahkan, JK membeberkan bagaimana pejabat eselon 1 di Kemenkeu ramai-ramai mengancam mundur kalau Rizal Ramli jadi menkeu.

Nah, akhir-akhir ini, mencuat  dugaan adanya sosok di balik kepulangan Imam Besar FPI Muhammad Rizieq Shihab.  Informasi itu awalnya beredar di media sosial bahwa ada sosok yang dijuluki "Charlie Chaplin Indonesia" ada di balik kepulangan Rizieq.  

Beberapa khalayak berspekulasi bahwa sosok Charlie Chaplin Indonesia ini adalah mantan Wakil Presiden Jusuf Kalla.  Namun tuduhan itu langsung dibantah oleh jubir JK, Husein Abdullah.

Baca Juga : Donald Trump Akhirnya Izinkan Transisi Kekuasaan terhadap Joe Biden

 

Husein menyatakan tulisan 'Sang Bandar Chaplin Pun Akhirnya Keluar Sarangnya karena Kepanasan' tak memiliki data valid. Tulisan itu dibuat oleh pengamat sosial politik Rudi S. Kamri.

Diduga sebutan Charlie Chaplin itu muncul karena kesamaan bentuk kumis dengan JK. "Kalau ditujukan kepada Pak JK, maka tulisan itu merupakan sebuah tuduhan membabi buta, tanpa fakta dan data yang jelas. Tepatnya cocoklogi," kata Uceng, sapaan karib Husein.  

Dalam tulisan itu disebutkan bahwa Chaplin-lah yang membiayai kepulangan Rizieq ke Indonesia. Uceng lantas menegaskan bahwa JK tidak ada hubungannya sama sekali dengan kepulangan Rizieq. "Pak JK tidak pernah mengomunikasikan atau pun mendanai kepulangan HRS," tegasnya.