Ilustrasi (Istimewa).
Ilustrasi (Istimewa).

Kelahiran Nabi Muhammad SAW atau Rasulullah SAW ke dunia telah menjadi kabar bahagia bagi seluruh alam semesta. Dalam berbagai riwayat bahkan disebutkan jika kelahiran Rasulullah SAW telah membawa banyak keistimewaan dan membuat alam semesta beserta isinya berbahagia.

Buya Yahya dalam sebuah kajian menyampaikan, kelahiran Rasulullah SAW sendiri merupakan sebuah keistimewaan. Karena itu menjadi salah satu anugerah terbesar bagi umat Islam. Dilahirkan oleh seorang ibu layaknya manusia pada umumnya, tetapi itu tak pernah mengurangi keistimewaan dari Nabi Muhammad SAW.

Baca Juga : Hukum Merayakan Maulid Nabi, Begini Kata Ustaz Abdul Somad

Beberapa ulama berpendapat, ada banyak keistimewaan yang dimiliki Rasulullah SAW saat terlahir di dunia. Salah satunya adalah terlahir dalam kondisi telah dikhitan atas kekuasaan Allah SWT. Namun riwayat mengenai kabar jika Rasulullah SAW terlahir dengan dikhitan masih menjadi perdebatan sampai sekarang.

Buya Yahya menyampaikan, ada tiga pendapat mengenai riwayat dikhitannya Rasulullah SAW. Riwayat pertama menyebutkan Rasulullah SAW lahir sudah dalam kondisi dikhitan. Pendapat ke dua menyebutkan jika  Rasulullah SAW dikhitan oleh Malaikat Jibril bersamaan saat peristiwa dada Rasulullah SAW dibelah saat masih kecil.

"Dan ketiga menyebut jika yang mengkhitan adalah kakek beliau," terang Buya Yahya.

Meskipun riwayat kapan dikhitannya Rasulullah SAW itu masih diperdebatkan, Buya Yahya menyebut jika umat muslim tidak harus saling berebut kebenaran. Karena yang paling penting dari setiap riwayat tersebut adalah mengenai kelahiran Rasulullah SAW yang menjadi keistimewaan bagi umat muslim.

Buya Yahya pun mengajak untuk senantiasa mencintai Rasulullah SAW dan meneladani semua sifat dan sikap Rasulullah SAW. Karena Rasulullah SAW telah meninggalkan banyak pelajaran berharga bagi umatnya.

Baca Juga : Sejarah dan Pertentangan Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW, Ada Hubungannya dengan Badui

"Apapun itu, kelahiran Rasulullah SAW adalah sebuah keistimewaan, dan itu poin pentingnya," terang Buya Yahya.

Sementara itu, khitan merupakan salah satu ajaran dalam Islam yang wajib ditunaikan setiap muslim. Khitan sendiri memiliki manfaat untuk kesehatan. Selain itu juga menjadi salah satu cara mensucikan diri bagi setiap muslim sebagaimana Islam mengajarkan. Rasulullah SAW pun senantiasa mengingatkan untuk senantiasa menjaga kesucian diri.

Rasulullah SAW sebagaimana HR Bukhari Muslim bersabda, “Kesucian (fitrah) itu ada lima, khitan, mencukur bulu kemaluan, mencabut bulu ketiak, memendekkan kumis, dan memotong kuku.”