Ilustrasi (Istimewa).
Ilustrasi (Istimewa).

Sebagai umat muslim, segala kebiasaan dan sunnah yang disampaikan Rasulullah SAW tentu menjadi hal yang sangat ingin ditiru. Tanpa kecuali adalah kebiasaan Rasulullah SAW dalam menjaga tubuhnya agar tetap sehat dan berstamina.

Lantas, seperti apa ajaran Rasulullah SAW mengenai tata cara merawat tubuh? Dan benarkah ada kriteria khusus dalam Islam untuk proporsi berat badan yang ideal?

Baca Juga : Aturan Salat Idul Adha, Satgas Covid-19 Kabupaten Malang: Tunggu Instruksi Pusat

Ustadz Khalid Basalamah dalam sebuah kajian menyampaikan, belum ada riwayat yang menjelaskan secara mendetail tentang berat badan Rasulullah SAW. Namun dalam berbagai riwayat dijelaskan jika Rasulullah SAW memiliki fisik yang sangat kekar.

Ciri fisik lainnya, Rasulullah SAW memiliki pundak lebar, dada yang bidang, perut yang rata dan kuat seperti batu yang keras, paha dan betis sangat kekar.

"Masalah gemuk dan kurus kembali pada individu masing-masing. Karena Rasulullah SAW memiliki sahabat yang kurus dan juga gemuk," kata Ustadz Khalid.

Dikisahkan, dalam Perang Badar menurutnya ada seorang sahabat yang mencium perut Rasulullah SAW. Sahabat itu disebut dalam riwayat memiliki ciri fisik yang sangat gemuk.

Hal itu bermula ketika Rasulullah SAW tengah mengatur saf. Saat itu Rasulullah menekan perut sahabat yang gemuk tersebut dengan tongkat agar sejajar dengan sahabat yang lain.

Sahabat itu kemudian berkata, “Ya Rasulullah SAW, Anda telah menyakiti saya.”

Para sahabat lalu menegur sahabat tersebut dan berkata, “Rasulullah SAW tengah mengaturmu. Bagaimana engkau katakan Rasulullah SAW menyakitimu.”

Baca Juga : Misteri Nabi Khidir, Masih Hidup atau Meninggal Dunia? Begini Jawaban UAS

Kemudian sahabat itu kembali berkata, “Saya minta qishash (membalas). Ya Rasulullah, Engkau telah menyakiti perut saya, maka saya mau membalasnya.”

Maka Rasulullah SAW mengizinkan itu meski para sahabat marah. Orang tersebut kemudian mendatangi Rasulullah SAW dan memeluk beliau, Serta mencium perut Rasulullah SAW.

Rasulullah SAW berkata, “Kenapa kau lakukan itu?”

Sahabat itu berkata, “Ya Rasulullah SAW, musuh sudah di depan mata. Sebentar lagi kita akan mati. Saya ingin yang terakhir menyentuh kulit saya adalah kulit Anda ya Rasulullah SAW.”

Dengan adanya kisah yang menyebutkan ciri fisik sahabat bertubuh gemuk, Ustadz Khalid Basalamah menyampaikan jika itu artinya tidak ada larangan untuk gemuk ataupun tidak. Tapi hidup yang paling penting adalah niat menjaga kesehatan tubuh.