Susilo Bambang Yudhoyono (SBY), Foto: Pinter Politik
Susilo Bambang Yudhoyono (SBY), Foto: Pinter Politik

Meski sudah menjadi mantan presiden, Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) ternyata masih memantau keadaan di Indonesia, terlebih dalam dunia politik. 

Kali ini SBY ikut menyoroti polemik RUU Haluan Ideologi Pancasila (HIP) yang tengah heboh diperbincangkan oleh masyarakat. 

Baca Juga : Luhut Binsar Panjaitan Puji Putra SBY, Harap Ibas Yudhoyono Jadi Pengganti Pemimpin Muda

Kendati pembahasan RUU HIP ditunda, masyarakat tetap saja mengungkapkan pendapat mereka di media sosial. 

Bahkan, rencananya aksi unjuk rasa terkait penolakan RUU HIP akan digelar pada hari ini, Rabu (24/6/2020) siang di depan Gedung MPR/ DPR. 

Terkait RUU HIP ini, SBY pun menyampaikan komentarnya melalui akun Twitter pribadinya @SBYudhoyono pada Selasa (23/6/2020). 

Rupanya cuitan tersebut merupakan tulisan SBY sendiri dan bukan dari admin. 

Pasalnya, melalui keterangan biodata Twitter, dijelaskan jika terdapat tanda *SBY* merupakan tulisan langsung dari ayah Agus Yudhoyono itu. 

Dalam cuitannya, SBY mengaku jika ia mengikuti hiruk pikuk sosial dan politik RUU HIP. 

Bahkan ia juga sudah membaca dan mengkaji RUU tersebut.

“Saya mengikuti hiruk pikuk sosial & politik seputar RUU Haluan Ideologi Pancasila (HIP). Saya juga sudah membaca & mengkaji RUU tsb.,” tulis SBY. 

Lebih lanjut, SBY juga mengungkapkan jika ia memiliki pendapat dan tanggapan tersendiri. 

Sayangnya, Presiden RI ke-6 ini enggan menyampaikan pendapatnya.

Ia memilih diam atau sengaja menyimpan pendapat itu agar politik di Tanah Air tidak semakin panas. 

“Tentu ada pendapat & tanggapan saya. Namun, lebih baik saya simpan agar politik tak semakin panas *SBY*,” lanjut cuitan SBY. 

 

 

Melihat cuitan SBY itu, beberapa warganet pun langsung bereaksi. 

Baca Juga : Anies Baswedan Jadi Gubernur Terpopuler, Politisi Demokrat: Kebanyakan Bicara

Penulis sekaligus influencer Alexander Thian melalui akunnya @aMrazing menyahut dengan komentar soal zodiak SBY.

“Bapak jodiaknya apa sih pak? Virgo ya pak? Pasif agresif is the way of life, ya, Pak? Ahzek,” tulisnya.

 

 

Sebagian dari warganet bahkan meminta SBY untuk berbicara demi kebaikan bangsa.  

@_a_m_a_r_e : "Maaf pak SBY , Diam itu memang Emas tapi Berbicara Yang Sebenarnya Adalah Berlian , sebaik nya bapak Berbicara untuk kebaikan bangsa dan neg ini. Salam Hormat."

@OssyDermawan : "Bapak SBY memiliki hak utk memiliki pandangan krn beliau relatif sukses merawat Pancasila dan keberagaman selama 10 tahun."

@bintangku206 : "Kenapa ga katakan saja yg salah itu salah yg benar itu benar, jika kita tau itu salah terus kita diam, bagaimana pertanggungjawaban kita di akhirat kelak pak?"

Menanggapi komentar warganet, rupanya SBY memiliki alasan tersendiri mengapa tidak mengungkapkan pendapatnya.  

Ia pun mengatakan jika segala harus berhati-hati terlebih berkaitan dengan ideologi dan Pancasila.

"Kita harus sungguh berhati-hati jika berpikir, berbicara & merancang sesuatu yg berkaitan dgn ideologi & dasar negara Pancasila. Apalagi jika menyentuh pula kerangka & sistem kehidupan bernegara. Kalau keliru, dampaknya sangat besar *SBY*" ujarnya melalui akun Twitter SBYudhoyono.  

Lebih lanjut, SBY mengatakan jika dalam memposisikan ideologi itu harus tepat karena memiliki imbas kepada Pancasila dan rakyat.

"Memposisikan ideologi harus tepat & benar. Ingat, proses "nation building" & "consensus making" yg kita lakukan sejak tahun 1945 juga tak selalu mudah. Jangan sampai ada "ideological clash" & perpecahan bangsa yg baru. Kasihan Pancasila, kasihan rakyat *SBY*" katanya.