Ilustrasi.(Foto : Ist/Google Images)
Ilustrasi.(Foto : Ist/Google Images)

Kluster pelatihan calon petugas haji Sukolilo, Surabaya menjadi penyebab lima orang positif terpapar Covid-19 di Kabupaten Blitar. 

Rinciannya, tiga orang pernah mengikuti secara langsung pelatihan calon petugas haji di Asrama Haji Sukolilo Surabaya. 

Sementara dua lainnya tertular setelah melalukan kontak erat.

Dari lima orang positif,  satu di antaranya juga telah dinyatakan meninggal dunia. 

Sementara itu, empat orang hingga saat ini masih menjalani perawatan.

Mereka di antaranya adalah pria berusia 42 tahun, petugas dari Kemenag Kabupaten Blitar.

Kemudian istrinya, 41 tahun yang pernah kontak erat juga dinyatakan positif. 

Lalu seorang dokter yang bertugas di Puskesmas Wates yang punya riwayat kontak erat dengan suami istri positif Covid-19. 

Ketiganya merupakan warga Kecamatan Wates.

Kemudian, seorang wanita berusia 37 tahun asal Kecamatan Srengat. 

Terakhir adalah Kepala Kemenag Kota Blitar Solekan (53) yang merupakan warga Kecamatan Ponggok Kabupaten Blitar, yang telah dinyatakan meninggal dunia. 

Keduanya sama-sama pernah ikut pelatihan calon petugas haji di Asrama Haji Sukolilo Surabaya

"Untuk dari kluster haji, dua dari Kecamatan Wates yang bersangkutan adalah pasangan suami istri. Kemudian dari Kecamatan Srengat seorang perempuan berusia 37 tahun. Dan yang dari Kecamatan Ponggok yang juga kepala Kemenag Kota Blitar. Untuk yang dari Ponggok sudah meninggal dunia," ungkap Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Blitar Krisna Yekti, Rabu (29/4/2020).

Hingga saat ini ada 8 pasien positif Covid-19 di Kabupaten Blitar. 

Rinciannya, 1 sembuh, 5 menjalani perawatan dan 2 meninggal dunia.