Pemilik akun FB Eka Pras memberikan klarifikasi kepada awak media terkait postingan ramalan virus dari China. (Foto : Team BlitarTIMES)
Pemilik akun FB Eka Pras memberikan klarifikasi kepada awak media terkait postingan ramalan virus dari China. (Foto : Team BlitarTIMES)

Jagad dunia maya sempat dihebohkan dengan munculnya postingan terkait prediksi penyebaran virus dari China. Postingan itu diunggah akun "Eka Pras".

Bunyinya: "awal tahun 2020 nanti akan ada virus dari China, menyerang hampir 1/3 manusia di bumi. Percaya silahkan, tidak juga gapapa".

Yang membuat heboh,  pernyataan itu diunggah 31 Desember 2016 atau empat tahun sebelum heboh virus corona. 

Unggahan yang viral sejak Selasa (10/3/2020) itu mendapat respons dari pihak kepolisian. Tim Cyber Crime Satreskrim Polres Blitar Kota langsung melakukan penelusuran dan mencari pemilik akun.

Kapolres Blitar Kota AKBP Leonard M. Sinambela mengatakan, pihaknya kemudian memanggil pemilik akun untuk dimintai klarifikasi. Dari hasil klarifikasi, pemilik akun  mengaku telah mengedit postingannya. Caranya, postingan lama diubah kalimatnya sehingga seolah-olah tahun 2016 sudah muncul prediksi adanya corona.

"Beberapa waktu lalu, beredar unggahan di media sosial terkait prediksi mengenai virus dari Cina yang kemudian menjadi viral. Kami kemudian menyelidiki  siapa pemilik akun ini. Setelah kami temukan pemiliknya, kami undang ke Polres Blitar Kota kemudian kami minta untuk klarifikasi," terang AKBP Leonard M. Sinambela, Kamis (12/3/2020).

Saat ditanya apakah pemilik akun bisa dijerat dengan Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik (UU ITE),  Leonard menegaskan bahwa pemilik akun dimintai klarifikasi  dalam rangka proses penyelidikan. " Jadi, kami belum penyidikan. Kami respons dulu karena sudah terlanjur viral.  Dugaanya memang penyebaran berita tidak benar atau hoax. Namun kami akan lakukan pemeriksaan lebih lanjut," ungkapnya.

Ditemui usai dimintai klarifikasi, pemilik akun Eka Prasetya mengaku memang sengaja mengedit postingannya. Tujuannya hanya untuk bercanda dengan teman-temannya.

"Ya sebenarnya buat bercanda saja. Saya juga minta maaf karena sudah memberikan informasi yang bohong dan itu memang benar saya edit," ujar Eka.

Eka  tidak menyangka dan tidak mengetahui jika postingannya bakal viral. Usai mengedit postingan di akun Facebook pribadinya, Eka mengaku tidak membuka Facebook lagi. Dia baru mengetahui postingannya viral dari tetangganya.

"Setelah saya  edit dan saya posting, saya nghak buka FB.  Besoknya baru dikasih tahu tetangga  kalau postingan saya viral dibagikan ke mana-mana," ujarnya.