Sekretaris Daerah Kota Kediri Drs. Budwi Sunu, HS, M.Si. saat menyampaikan sambutan Walikota Kediri pada Pengajian Isra Mi’raj di Ruang Joyoboyo Balaikota Kediri, Selasa (10/3). (Foto: Ist)
Sekretaris Daerah Kota Kediri Drs. Budwi Sunu, HS, M.Si. saat menyampaikan sambutan Walikota Kediri pada Pengajian Isra Mi’raj di Ruang Joyoboyo Balaikota Kediri, Selasa (10/3). (Foto: Ist)

Ternyata tidak ada Imun yang paling kuat dalam menanggulangi penyebaran virus Corona selain iman dan tawakal,” demikian disampaikan oleh Sekretaris Daerah Kota Kediri Drs. Budwi Sunu, HS, M.Si saat menyampaikan sambutan Wali Kota Kediri pada Pengajian Isra Mi’raj di Ruang Joyoboyo Balaikota Kediri, Selasa (10/3).

“Biar saja ada Corona yang penting kita sudah menjaga kondisi tubuh dengan baik,menjaga pola hidup sehat. Kalau seandainya kena ya kita berusaha untuk sembuh. Kalau tetap tidak bisa baik, ya berarti mungkin sudah waktu  kita sampai di sini,” lanjut Sekretaris Kota Kediri disambut riuh peserta pengajian.

Senada dengan Sekretaris Daerah Kota Kediri, kyai kondang Blitar, KH Lukman Safi'i yang didapuk menjadi pembicara dalam pengajian tersebut juga mengatakan, bahwa dengan tawakal dan ukhuwah Islamiah lah kita  bisa membentengi diri dari virus Corona. 

"Rajin salat lima waktu, berarti kita minimal wudhu juga lima kali. Dengan wudhu yang benar, Inshaallah, virus corona dapat kita cegah masuk ke dalam tubuh kita," sebutnya.

Usai menyelipkan pesan mencegah kepanikan di tengah merebaknya Corona, KH. Lukman Safi’I mengulas tentang  hikmah dan perjalanan Isra Mi’raj, serta kiat-kiat  menjalani hidup penuh barokah ala Rasulullah. 

Gaya bicara dan joke-joke lucu yang disampaikan Kyai ini pun sontak membuat peserta terpingkal sepanjang acara berlangsung. Acara pengajian ditutup dengan doa bagi keberkahan bagi seluruh peserta dan warga Kota Kediri.