Peraih Nobel Fisika 2019 Didier Queloz.(newscientist.com)
Peraih Nobel Fisika 2019 Didier Queloz.(newscientist.com)

Peraih Nobel Fisika asal Swiss Didier Queloz (53) yakin bahwa alien ada dan hidup di alam semesta. Penemu planet pertama di luar tata surya atau exoplanet bersama James Peebles sehingga diganjar dengan Nobel ini meyakini bahwa manusia tidak sendiri di alam semesta. 

Hal ini didasarkan pada banyaknya planet, bintang, dan sifat kimia di alam semesta. Sifat kimia yang menyebabkan kehidupan harus terjadi di tempat itu.

"Saya tidak percaya kita adalah satu-satunya makhluk hidup di alam semesta. Ada terlalu banyak planet, terlalu banyak bintang, dan sifat kimianya universal. Kimia yang menyebabkan kehidupan harus terjadi di tempat itu," ucap Queloz seperti dikutip New York Post (10/10/2019).

Queloz juga yakin bahwa alien yang begitu ramai diperbincangkan dari zaman ke zaman oleh manusia itu ada dan hidup. Dia juga menyebut manusia akan bisa mendeteksi kehidupan  alien dari bumi dalam 30 tahun mendatang.

Hitungan waktu itu, lanjut Queloz, sangat realistik. Dengan penemuannya terkait exoplanet atau dunia di luar tata surya, bisa ditinggali makhluk hidup serta perkembangan teknologi dengan berbagai produknya kelak akan bisa menciptakan mesin yang mampu mendeteksi aktivitas biokimia di planet yang jauh.

Keyakinan Queloz ini tak bisa ditampik begitu saja. Lisa Kaltenegger, direktur Carl Sagan Institute di Cornell, juga menyampaikan bahwa lebih dari 4.000 exoplanet telah ditemukan di Bima Sakti. Para ilmuwan berpikir satu dari empat atau lima bintang memiliki planet dari jumlah 200 miliar bintang di luar sana.

"Jadi apakah kita sendirian dengan banyak penemuan exoplanet dan ratusan miliar bintang di luar sana. Jadi, saya menyukai peluang kita ini," ujar Kaltenegger.

Keberadaan alien memang kerap mengundang kontroversi. Berbagai testimoni maupun jejak alien banyak menghiasi berbagai media di dunia.

Satu sisi meyakini keberadaannya. Namun, yang lain menolak, seperti yang disampaikan oleh Edward Snowden, sang whistleblower intelijen yang telah menyusup ke jaringan intelijen AS untuk membuktikan teori konspirasi keberadaan alien.

Snowden melalui podcast "The Joe Rogan Experience" menyampaikan tidak ada bukti alien dan chemtrails dan sejenisnya. "Tetapi gagasan bahwa kita menyembunyikan mereka, jika kita menyembunyikannya, saya memiliki akses konyol ke jaringan NSA, CIA, militer, semua kelompok ini. Saya tidak dapat menemukan apa pun," ucapnya.
"Jadi, jika itu disembunyikan dan itu bisa disembunyikan, itu disembunyikan dengan sangat baik, bahkan dari orang-orang yang ada di dalam," lanjut Snowden menyikapi banyaknya manusia yang percaya bahwa pemerintah AS menyimpan rahasia tentang alien dan UFO di Area 51.

Snowden juga menyampaikan mengapa orang-orang begitu tertarik dan percaya bahwa alien itu ada. Sebab, jawabnya, semua orang ingin percaya pada teori konspirasi. "Karena itu membantu hidup masuk akal. Ini membantu kita percaya bahwa seseorang memegang kendali bahwa seseorang memiliki kekuasaan berpengaruh," tandasnya.