Desainer Malang Pamerkan Batik ke Hongkong | Ponorogo TIMES
Desainer Malang Tampil di Hongkong Fashion Week  3

Desainer Malang Pamerkan Batik ke Hongkong

Jan 15, 2018 16:29
Busana karya desainer Malang Andy Sugix yang dipajang di booth Hongkong Fashion Week Fall/Winter 2018 (foto: Andy Sugix for MalangTIMES)
Busana karya desainer Malang Andy Sugix yang dipajang di booth Hongkong Fashion Week Fall/Winter 2018 (foto: Andy Sugix for MalangTIMES)

Prestasi membanggakan diukir arek Malang bernama Andy Sugix. Kali pertama dalam sejarah, ia menjadi desainer yang tampil di ajang internasional Hongkong Fashion Week. Event akbar dunia mode ini digelar mulai 15 hingga 18 Januari 2018. Mewakili Indonesia, Andy memboyong puluhan busana. Seperti apa? 

Khusus kepada MalangTIMES, Andy membeberkan rancangan busana ia. "Untuk show saya bakal tampilkan enam koleksi saya. Temanya adalah mYmax yang artinya maksimal berkarya atau totalitas. Untuk bahan saya pakai kanvas dipadu teknik makrame. Selain fashion show, saya juga buka stan," jelas Andy kepada MalangTIMES melalui sambungan Whatsapp, Senin (15/1/2018).

Ada 36 koleksi busana yang dipajang Andy di stan. Pria kelahiran 1979 itu menjelaskan menggunakan material kain batik. "Saya pakai batik Malang juga. Selain itu ada dari Probolinggo dan daerah lain. Untuk busana di booth saya buat lebih ke koleksi musim gugur dan musim dingin," imbuh pria yang tergabung dalam Indonesian Fashion Chamber (IFC) ini. 


Salah satu rancangan desainer Malang Andy Sugix menggunakan batik (foto: Andy Sugix for MalangTIMES) 

Rancangan busana karya Andy yang dipajang di booth dibuat untuk pria dan wanita. Untuk pria, Andy mendesain bahan batik menjadi model busana kemeja semi formal dipadu dengan celana model jogger pants. Menurutnya, desain busana ini banyak disukai orang Hongkong. "Ini dipakai orang Hongkong asli dan saya buat pemotretan," kata dia. 

Untuk wanita, Andy mengungkapkan ia mendesain busana bergaya feminin. Ada model dress dan long coat. "Yang wanita memang ke gaya feminin saya desainnya. Untuk model memang untuk musim gugur dan musim dingin," imbuhnya. 

Soal harga, Andy menjelaskan bahwa harga busana bahan batik karyanya itu dibandrol mulai Rp 300.000 mulai Rp 1.500.000. "Untuk harga saya bandrol di kisaran menengah. Kalau yang enam baju untuk show harganya di atas itu ya," tukas dia. 

Lantas, bagaimana suasana fashion show desainer asal Malang Andy yang bakal digelar pada Selasa (16/1/2018) esok? Simak terlebih dahulu suasana geladi resik fashion show desainer Malang Andy Sugix hanya di MalangTIMES. (*)

Topik
Berita Malang Designer Malang Hongkong Fashion Week

Berita Lainnya