Pemkab Malang Raih Financial Literacy Award 2026, Sekda Budiar: Motivasi Perluas Literasi Keuangan

Reporter

Tubagus Achmad

Editor

Dede Nana

28 - Aug - 2026, 05:22

Sekretaris Daerah Kabupaten Malang Budiar (paling kanan) didampingi Kepala Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Malang Farid Falatechan bersama Ketua Dewan Komisioner OJK Firderica Widyasari Dewi (tengah) usai menerima penghargaan financial literacy award 2026 untuk Pemkab Malang di Sekolah Rakyat Menengah Atas 13 Bekasi, Jumat (28/8/2026). (Foto: Dok. Prokopim Setda Kabupaten Malang)

JATIMTIMES - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Malang berhasil meraih penghargaan Financial Literacy Award 2026 dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK) kategori Pemerintah Daerah dengan Program Literasi Keuangan Terbaik Tingkat Kabupaten atas Program Malang Makmur Finansial. 

Penghargaan Financial Literacy Award 2026 tersebut diterima oleh Sekretaris Daerah Kabupaten Malang Budiar yang hadir mewakil Bupati Malang HM. Sanusi didampingi Kepala OJK Malang Farid Falatechan pada momentum puncak peringatan Hari Indonesia Menabung dan puncak Bulan Literasi Keuangan tahun 2026 di Sekolah Rakyat Menengah Atas 13 Bekasi. 

Baca Juga : 4 Mahasiswa PSTG UB Teliti Kerentanan Pantai Sipelot Malang Bersama BRIN

Sekretaris Daerah Kabupaten Malang Budiar menyampaikan, Program Malang Makmur Finansial sebuah program edukasi literasi keuangan yang ditujukan kepada tiga kelompok produktif yang memiliki kontribusi besar terhadap perekonomian daerah namun masih mengalami kerentanan ekonomi.

Kelompok pertama adalah nelayan dan pelaku Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) perikanan; Kelompok kedua yang menjadi fokus utama intervensi adalah Pekerja Migran Indonesia (PMI), calon PMI, keluarga PMI dan purna PMI; Kelompok ketiga adalah peternak sapi perah beserta pelaku UMKM produk olahan susu. 

Melalui Program Malang Makmur Finansial, Pemkab Malang menghadirkan pendekatan baru dalam percepatan akses keuangan daerah. Ia menyebut, Pemkab Malang tidak hanya memberikan edukasi, tetapi membangun ekosistem kolaborasi yang berkelanjutan.

"Kami sangat bangga dan berterima kasih atas penghargaan dari OJK. Ini merupakan bukti bahwa upaya Pemerintah Kabupaten Malang dalam meningkatkan literasi keuangan masyarakat telah diakui oleh OJK," ungkap Budiar, Jumat (28/8/2026). 

Pria yang sebelumnya menjabat sebagai Kepala Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman dan Cipta Karya (DPKPCK) Kabupaten Malang ini mengatakan, penghargaan Financial Literacy Award 2026 ini sekaligus menjadi motivasi bagi Pemkab Malang untuk terus memperluas jangkauan program literasi keuangan. Hal itu bertujuan agar manfaatnya bisa dirasakan seluruh lapisan masyarakat.

Baca Juga : Penerima PIP 2026 Harus Masuk Desil Berapa? Ini Syarat, Cara Cek, dan Besaran Bantuannya

Menurutnya, literasi keuangan menjadi hal penting untuk meningkatkan kualitas hidup dan kesejahteraan masyarakat Kabupaten Malang. Dengan pemahaman yang baik tentang cara mengatur keuangan, masyarakat bisa lebih mandiri dan bijak dalam mengambil keputusan, serta terhindar dari risiko finansial yang merugikan.

"Kami juga ingin masyarakat Kabupaten Malang semakin melek keuangan, sehingga mampu memanfaatkan layanan keuangan dengan lebih baik dan pada akhirnya meningkatkan kesejahteraan bersama," pungkas Budiar.