Bupati Rijanto Dorong Penguatan Layanan Kesehatan, RSUD Blitar Dipromosikan Lebih Progresif
Reporter
Aunur Rofiq
Editor
Sri Kurnia Mahiruni
14 - Feb - 2026, 04:32
JATIMTIMES – Pemerintah Kabupaten Blitar memperkuat komitmennya di sektor kesehatan. Bupati Blitar Rijanto bersama Wakil Bupati Beky Herdihansah menghadiri kegiatan Promosi Layanan Kesehatan RSUD Kabupaten Blitar, Jumat, 13 Februari 2026, di Kota Batu. Agenda ini diikuti Sekretaris Daerah, staf ahli bupati, para asisten, kepala perangkat daerah, hingga camat se-Kabupaten Blitar.
Kegiatan tersebut menjadi bagian dari strategi pemerintah daerah untuk memperluas informasi layanan sekaligus memperkuat kepercayaan publik terhadap fasilitas kesehatan milik daerah.
Baca Juga : Kepemimpinan KNPI Jombang Berganti Usai Digelar Musda Luar Biasa
Dalam sambutannya, Rijanto menegaskan bahwa sektor kesehatan tidak bisa diposisikan sebagai program pelengkap pembangunan. Ia menyebut kesehatan sebagai fondasi utama kualitas sumber daya manusia.
“Kesehatan merupakan kebutuhan dasar sekaligus fondasi utama dalam mewujudkan sumber daya manusia yang unggul, produktif, dan berdaya saing. Karena itu, pembangunan sektor kesehatan selalu menjadi prioritas dalam perencanaan dan pelaksanaan pembangunan daerah,” ujar Rijanto.
Ia juga menyampaikan apresiasi kepada panitia dan penyelenggara kegiatan. Menurutnya, promosi layanan kesehatan bukan sekadar seremoni, melainkan instrumen edukasi publik agar masyarakat memahami hak dan akses layanan yang tersedia.
“Pemerintah Kabupaten Blitar terus berkomitmen meningkatkan kualitas layanan kesehatan demi mewujudkan masyarakat yang sehat dan sejahtera,” katanya.

Wakil Bupati Beky Herdihansah menambahkan, Kabupaten Blitar saat ini memiliki dua rumah sakit daerah yang menjadi kebanggaan bersama, yakni RSUD Ngudi Waluyo Wlingi dan RSUD Srengat. Kedua rumah sakit tersebut terus berbenah dari sisi fasilitas, sumber daya manusia, hingga penguatan layanan unggulan.
“Melalui promosi seperti ini, masyarakat dapat mengenal lebih dekat berbagai layanan unggulan, mengetahui fasilitas dan teknologi kesehatan yang tersedia, serta memahami akses dan kemudahan pelayanan yang bisa dimanfaatkan,” ujar Beky.
Ia menekankan, transparansi informasi layanan menjadi bagian penting dalam reformasi birokrasi pelayanan publik. Ketika masyarakat memahami prosedur dan fasilitas yang tersedia, maka tingkat kepercayaan akan tumbuh secara alami.
Baca Juga : Fraksi PDI Perjuangan Lamongan Desak Perbaikan Menyeluruh Data DTKS dan Layanan BPJS
Kegiatan promosi ini sekaligus menegaskan arah pembangunan Kabupaten Blitar yang berorientasi pada peningkatan kualitas hidup. Pemerintah daerah tidak hanya fokus pada pembangunan infrastruktur fisik, tetapi juga pada penguatan layanan dasar, terutama kesehatan.
Dengan pendekatan yang lebih progresif dan terbuka, Pemkab Blitar berharap rumah sakit daerah mampu bersaing secara kualitas, sekaligus menjadi rujukan layanan kesehatan yang profesional dan modern.
“Kepercayaan masyarakat adalah modal utama. Kami ingin pelayanan kesehatan daerah semakin profesional, modern, dan berorientasi pada kepuasan masyarakat,” tegas Rijanto.
Melalui langkah ini, Pemkab Blitar menempatkan sektor kesehatan sebagai pilar strategis pembangunan daerah. Investasi pada layanan kesehatan dipandang sebagai investasi jangka panjang untuk melahirkan generasi yang sehat, produktif, dan berdaya saing.
