Isaf dan Nailah, Sepasang Kekasih yang Dikutuk Jadi Patung

03 - Dec - 2023, 02:31

Ilustrasi (pixabay)

JATIMTIMES - Isaf dan Nailah merupakan dua anak manusia yang hidup pada zaman Jahiliyah. Namun karena melakukan maksiat di tempat yang suci, Allah SWT pun mengubahnya menjadi sebuah patung. Lantas apa yang dilakukan keduanya sehingga Allah SWT murka dan mengubah mereka menjadi patung?

Diolah dari bershalawatdotcom dalam tayangan video di kanal Youtube Qaf Media Channel, diceritakan Kisah Isaf dan Nailah. Kisah berawal dari Isaf dan Nailah yang merupakan pasangan kekasih yang saling mencintai. 

Baca Juga : Latta, Pembuat Adonan Roti yang Dijadikan Berhala 

Keduanya telah berjanji untuk terus bersama dan tak terpisahkan. Meskipun saling mencintai, orang tua mereka tak merestui dan melarang hubungan tersebut.

Hal ini membuat Isaf dan Nailah gundah. Mereka bingung dengan apa yang harus dilakukan. Sampai akhirnya Isaf terpikirkan sesuatu rencana agar mereka bisa bertemu.

Rencana telah tersusun, mereka sepakat untuk bertemu pada Bulan Haji, saat Kota Mekkah tengah ramai. Hal ini untuk mengelabuhi kedua orang tuanya agar tak mengetahui pertemuan Isaf dan Nailah. 

Setelah itu, sampailah musim haji dan kemudian mereka bertemu dan menghabiskan waktu bersama. Ketika malam tiba, mereka berada dalam Ka'bah. Keimanan yang lemah kemudian membuat mereka tergoda oleh godaan setan. Sehingga, perbuatan yang tak semestinya dan dicela oleh Allah SWT dilakukan keduanya.

Allah SWT pun murka kemudian menurunkan azab kepada mereka. Mereka oleh Allah SWT dijadikan sebuah patung. Patung Isaf tersebut kemudian diletakkan di bukit Safa dan Patung Nailah diletakkan di bukit Marwah, dengan tujuan untuk menjadi pengingat bagi kaum muslim.

Baca Juga : BCL Ganti Username Instagramnya Hilangkan Kata Sinclair, Resmi Menikah?

"Kami dahulu selalu mendengar kisah Isaf dan Nailah, mereka adalah laki-laki dan perempuan dari suku Jurhum. Mereka berdua berzina di dalam Ka'bah, maka Allah SWT mengubah mereka menjadi dua buah batu,"  jelas Abu Bakar Zakaria dalam buku yang diterjemahkan Abu Umamah Arif Hidayatullah berjudul "Sang Pionir Kesyirikan" menjelaskan Ibnu Ishaq meriwayatkan dengan sanad yang shahih dari Aisyah RA.

Begitu juga menurut Ibnu Ishaq, seorang sejarawan muslim pertama. Ia menjelaskan, orang-orang musyrik menjadikan Isaf dan Nailah sebagai sesembahan di dekat sumur Zam-zam. Mereka menyembelih kurban di sisi keduanya. "Dahulunya Isaf dan Nailah adalah seorang lelaki dan perempuan dari suku Jurhum. Kemudian Isaf menzinahi Nailah di dalam Kakbah. Lantas Allah SWT mengubah mereka berdua menjadi batu".

Pada masa Amru bin Luhai berkuasa, dua patung tersebut sempat diletakkan di Ka'bah dan meminta masyarakat untuk menyembahnya. Kemudian dari islamdotnudotordotid, patung berhala yang sebelumnya berada di Mekkah tersebut, dihancurkan oleh Nabi Muhammad menggunakan sebuah tongkat.